72 Ribu Personel PLN Dikerahkan, Sistem Listrik Dijaga Ketat

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) memastikan pasokan listrik nasional tetap aman selama periode Lebaran 2026/Idulfitri 1447 Hijriah dengan mengerahkan 72 ribu personel siaga serta memperkuat infrastruktur pendukung, termasuk jaringan pengisian kendaraan listrik di jalur mudik.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin keandalan sistem kelistrikan dari hulu hingga hilir di tengah meningkatnya kebutuhan energi selama momen Hari Raya, sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, khususnya saat arus mudik dan arus balik.

Komisaris Independen PLN Ali Masykur Musa menegaskan kesiapan tersebut melalui peninjauan langsung ke sejumlah posko siaga kelistrikan di jalur mudik. “Suplai daya harus cukup, bahkan berlebih, untuk mengantisipasi kebutuhan pada malam takbiran. PLN harus memastikan semuanya berjalan lancar,” ujarnya, sebagaimana dilansir Rakyat Merdeka, Selasa, (24/03/2026).

Selain pengamanan pasokan listrik, PLN juga memperkuat ekosistem kendaraan listrik dengan menyediakan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 3.078 lokasi di seluruh Indonesia. Fasilitas tersebut mencakup berbagai tipe pengisian, mulai dari ultra fast charging, fast charging, medium charging hingga standard charging.

Khusus untuk periode mudik Lebaran 2026, PLN menempatkan 1.681 unit SPKLU di 994 titik strategis yang tersebar di jalur Sumatera, Jawa, hingga Bali. Seluruh fasilitas ini didukung lebih dari 5.000 petugas yang bersiaga selama 24 jam dalam tiga shift guna memastikan operasional tetap optimal.

PLN juga menghadirkan 15 unit SPKLU mobile untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang mengalami kendala pengisian daya di perjalanan. “PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di jalur strategis, sejalan dengan komitmen mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Ali.

Sejumlah pengguna kendaraan listrik pun mulai merasakan manfaat dari kesiapan tersebut. Salah satu pemudik, Nedison, mengaku perjalanan dari Semarang menuju Bandung menjadi lebih nyaman. “Jauh lebih nyaman dan terasa lebih aman. Ke depan kendaraan listrik adalah masa depan, kita harus mulai beralih ke energi terbarukan,” ujarnya.

Dengan kombinasi kesiapan personel, keandalan sistem listrik, serta dukungan infrastruktur kendaraan listrik, PLN optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Lebaran dapat terpenuhi tanpa gangguan, sekaligus mendorong percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia. []

Penulis: Aditya Nugroho | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *