900 Pemain Basket Bersaing, Dispora Kaltim Dorong Prestasi Berkelanjutan

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya menciptakan regenerasi atlet berbakat, salah satunya melalui Kejuaraan Bola Basket 3×3 Piala Gubernur Kaltim. Turnamen yang digelar di ruang publik Atrium Big Mall ini diikuti oleh 900 peserta dari 226 tim, mencakup berbagai kategori usia, mulai dari 12 tahun hingga umum dengan batas usia 23 tahun.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga upaya strategis dalam mendukung pembinaan olahraga basket sebagai cabang unggulan yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kami ingin, melalui kegiatan ini, muncul talenta-talenta baru yang akan memperkuat prestasi basket Kaltim, bahkan hingga ke level internasional,” ujar Rasman kepada awak media, Rabu (30/10/2024) siang.
Menurut Rasman, kejuaraan ini memiliki nilai lebih karena dapat membentuk karakter tanding para atlet muda. Selain melatih mentalitas dan fisik, ajang ini menjadi kesempatan bagi pemain untuk memahami potensi mereka sekaligus membangun kebersamaan di antara sesama atlet.
“Kejuaraan ini juga mendorong para atlet muda untuk membentuk karakter tanding yang kuat, mentalitas yang tangguh, serta menjalin persahabatan yang erat antar-atlet,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rasman menekankan bahwa keberhasilan acara ini bergantung pada kolaborasi semua pihak, termasuk Perbasi Kaltim, klub-klub basket, serta dukungan pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, sinergi tersebut berperan penting dalam mengembangkan olahraga basket di Kaltim.
“Event ini sangat bergantung pada partisipasi semua pihak. Dukungan dari Perbasi Kaltim dan klub-klub basket menjadi bagian penting dalam mengembangkan olahraga basket di Kaltim,” paparnya.
Dispora Kaltim selama ini telah aktif menyelenggarakan berbagai ajang olahraga untuk menjaring bibit atlet potensial. Dengan kejuaraan seperti ini, diharapkan muncul generasi atlet yang memiliki keterampilan unggul dan siap bersaing dalam berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
Kompetisi yang digelar di ruang publik ini juga memiliki tujuan penting, yakni membangun kepercayaan diri atlet muda untuk tampil di hadapan audiens luas. Hal tersebut diyakini dapat meningkatkan mental bertanding serta mengasah fokus pemain.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan talenta muda di Kaltim melalui kegiatan olahraga yang berkualitas dan terstruktur, agar mereka dapat tampil percaya diri dan bermental juara,” tutup Rasman.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak dan program pembinaan yang berkelanjutan, Dispora Kaltim optimistis olahraga basket akan semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah.
Penulis: Suryono | Penyunting: Rachmat Effendi