Samarinda Harus Siap Jadi Penyangga IKN, Infrastruktur Jadi Prioritas

ADVERTORIAL — Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sayid Muzibburachman, mendorong percepatan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayah kabupaten/kota, termasuk pembangunan jalur ganda pada kawasan strategis. Ia menilai pengembangan infrastruktur jalan yang representatif sangat penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah, efisiensi distribusi logistik, dan penguatan sektor pariwisata.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa akses jalan yang memadai merupakan fondasi utama dalam memperlancar mobilitas masyarakat serta mempercepat perputaran ekonomi di berbagai sektor. “Saya berharap 10 kabupaten/kota di Kaltim, khususnya Samarinda, bisa segera menikmati pembangunan jalan dua jalur yang representatif. Ini akan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi,” katanya, Kamis (24/07/2025).

Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Samarinda, Sayid menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang terintegrasi di Samarinda, mengingat posisinya sebagai kota penyangga utama bagi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ia menyatakan bahwa kesiapan infrastruktur di daerah penyangga akan menentukan keberhasilan integrasi pembangunan nasional.

Menurutnya, ketersediaan jalan yang baik dan memadai akan memberikan dampak positif tidak hanya pada kelancaran transportasi, tetapi juga terhadap kualitas hidup masyarakat, peningkatan daya saing daerah, serta membuka peluang investasi dan pengembangan sektor usaha kecil menengah (UMKM). “Kalau infrastrukturnya baik, otomatis peluang investasi, pengembangan UMKM, sampai pariwisata juga ikut tumbuh. Ini berkaitan langsung dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Sayid juga menyampaikan bahwa pengembangan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utamanya selama mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kaltim. Ia ingin memastikan bahwa pembangunan di Kaltim, khususnya di Samarinda, berjalan secara terarah, modern, dan mendukung transformasi wilayah sebagai episentrum pembangunan nasional yang baru. “Peran DPRD adalah memastikan agar kebijakan dan anggaran pembangunan benar-benar menyasar kebutuhan jangka panjang masyarakat. Kita harus mulai dari sekarang,” pungkasnya. []

Penulis: Selamet | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *