64 Orang Terluka dalam Kericuhan Demo Solidaritas Affan di Jawa Tengah

SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mencatat sebanyak 64 orang mengalami luka-luka akibat kericuhan dalam aksi demonstrasi di beberapa kota, yakni Semarang, Surakarta, dan Magelang.

Aksi yang awalnya disebut sebagai solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob, berujung ricuh hingga merusak fasilitas umum.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa sebagian massa tidak lagi menyuarakan aspirasi, melainkan melakukan tindakan anarkis.

“Kami dari Polda Jateng telah mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan kelompok anarko. Itu bukan merupakan aksi demo untuk menyampaikan aspirasi, tetapi suatu tindakan anarkis terhadap aparat maupun fasilitas umum,” ujar Kombes Artanto dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian, korban luka tersebar di tiga kota. Di Kota Semarang, tercatat 20 orang mengalami luka, terdiri atas tujuh anggota Polri dan 13 pengunjuk rasa.

Di Surakarta, ada 13 korban luka, meliputi sembilan anggota Polri, satu anggota TNI, dan tiga masyarakat sipil.

Sementara itu, di Magelang terdapat sembilan orang yang terluka, meski identitas rinciannya masih dalam proses pendataan.

“Rata-rata mereka mengalami luka robek di kepala, memar pada tubuh, dan sebagian masyarakat mengalami sesak napas akibat gas air mata,” kata Artanto.

Kericuhan demonstrasi ini juga berdampak pada kerusakan sejumlah fasilitas umum, termasuk kantor pemerintahan dan kendaraan.

Aparat gabungan Polri dan TNI kemudian melakukan pengendalian situasi dengan menambah kekuatan di titik-titik rawan.

Dengan pembaruan data, total korban luka dari seluruh rangkaian aksi di tiga kota tersebut mencapai 64 orang. Artanto memastikan kondisi Jawa Tengah kini berangsur pulih.

“Kami dari Polda Jateng beserta jajaran telah melaksanakan pengamanan di Semarang, Solo, dan Magelang. Kondisi saat ini sudah dapat dikendalikan,” tegasnya.

Aksi solidaritas yang awalnya dimaksudkan sebagai bentuk tuntutan keadilan atas kematian Affan berubah menjadi bentrokan yang menimbulkan korban serta kerusakan.

Kepolisian berjanji akan menindak tegas pelaku anarkis yang terlibat dalam kericuhan tersebut. []

Nur Quratul Nabila A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *