Kecelakaan Tunggal di Jalan Berlubang Bogor

BOGOR — Kondisi jalan rusak kembali memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor berinisial EK mengalami kecelakaan tunggal setelah motornya menghantam lubang di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Insiden yang terjadi dini hari ini menyebabkan korban mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kota Bogor.

Kejadian berlangsung pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, EK mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi F-6392-FCI, melaju dari arah Jalan Sholeh Iskandar menuju Bubulak. Korban diduga tidak menyadari keberadaan lubang besar di jalur yang dilaluinya.

“Terjadi kecelakaan di seberang kantor Damkar Sektor Yasmin arah Bubulak. Korban satu orang pengendara motor Honda Beat F-6392-FCI, wanita inisial EK,” kata Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Susilo.

Diduga kurang konsentrasi dan tidak sempat menghindar, EK kehilangan kendali setelah motornya menghantam lubang. Ia terpental dan terseret ke depan, mengakibatkan luka serius pada bagian tubuhnya.

“Saat melintas di Jl. KH. Abdullah Bin Nuh di seberang Damkara Yasmin, Kec. Barat, Kota Bogor, diduga pengendara saat mengendarai kendaraannya tidak hati-hati dan antisipasi kemudian menabrak lubang sehingga hilang kendali kemudian terjatuh dan terseret ke arah depan,” jelas Susilo.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat dan kendaraan bermotornya mengalami kerusakan cukup parah. Petugas dan warga sekitar langsung memberikan pertolongan dan membawa EK ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Akibat dari kejadian tersebut pengendara motor mengalami luka berat dan mendapat perawatan di RSUD Kota Bogor, serta kendaraannya mengalami kerusakan,” kata Susilo.

Insiden ini kembali memunculkan sorotan terhadap kondisi infrastruktur jalan di Kota Bogor yang dinilai kurang mendapat perhatian. Jalur KH Abdullah Bin Nuh merupakan salah satu ruas yang cukup padat dilalui pengendara, khususnya pada pagi hari oleh pekerja dan pelajar. Kondisi jalan yang berlubang dan minim penerangan kerap menjadi ancaman bagi pengguna jalan, terutama pengendara motor.

Sejumlah warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan untuk menghindari jatuhnya korban-korban lainnya. Selain itu, mereka juga meminta adanya rambu peringatan di titik-titik rawan kecelakaan.

Kecelakaan tunggal seperti ini bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut. Meski belum ada data resmi jumlah korban sebelumnya, warga sekitar mengaku beberapa kali menyaksikan pengendara jatuh akibat jalan berlubang dan genangan air yang menutupi permukaan jalan.

Insiden yang menimpa EK menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara, sekaligus kebutuhan mendesak akan perbaikan fasilitas publik demi keselamatan masyarakat. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *