Tunawisma Diduga Sakit, Ditemukan Tewas di Bangunan Kosong

JAKARTA – Suasana pagi di Jalan RE Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, mendadak mencekam setelah warga menemukan sesosok pria tak dikenal dalam kondisi tak bernyawa di sebuah bangunan kosong tepat di depan showroom mobil. Penemuan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar dan membuat lokasi sejenak dipadati oleh warga yang penasaran.

Informasi tersebut segera diteruskan kepada pihak kepolisian. Kapolsek Ciputat Kompol Bambang Askar Sodiq membenarkan adanya temuan jenazah pria tanpa identitas itu. Berdasarkan pengecekan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Korban ditemukan dalam kondisi terbaring miring ke kiri di lantai bangunan kosong. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Bambang kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekitar yang hendak berangkat ke pasar pada pagi hari. Saat melintas di depan lokasi, saksi merasa curiga karena melihat seorang pria terbaring tak bergerak dalam posisi tidak wajar. Setelah didekati, saksi menyadari bahwa pria tersebut sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan kemudian melaporkan ke pihak berwajib.

Menurut keterangan warga, pria tersebut diduga merupakan tunawisma yang kerap terlihat tidur di sekitar kawasan tersebut. “Menurut Saksi, pria tersebut merupakan tunawisma yang kerap tidur di sekitar TKP,” lanjut Bambang.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi jenazah. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya identitas maupun barang berharga yang melekat pada tubuh korban. Situasi ini memperkuat dugaan bahwa korban adalah gelandangan yang sudah lama hidup di jalanan.

“Dari hasil pengecekan, polisi menduga korban meninggal karena sakit. Tidak ada barang berharga ataupun identitas yang ditemukan di lokasi,” imbuhnya.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Fatmawati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematiannya secara medis. Hingga kini, polisi masih berupaya mengidentifikasi korban dengan mencari informasi dari warga sekitar serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan dinas sosial.

Peristiwa ini membuka kembali perhatian terhadap keberadaan tunawisma yang sering terabaikan di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan. Minimnya akses terhadap layanan kesehatan dan kurangnya perhatian sosial sering menempatkan mereka dalam situasi rentan, termasuk risiko kematian tanpa diketahui oleh keluarga maupun lingkungan sosialnya.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri fisik korban untuk segera melapor ke Polsek Ciputat atau RS Fatmawati. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *