Petugas Pertamanan Tewas Terlindas Truk di Ancol
JAKARTA – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika seorang pria berinisial PS, yang diketahui sebagai petugas Dinas Pertamanan DKI Jakarta, tewas setelah terlindas truk trailer. Korban saat itu berada di trotoar dan tengah jongkok, diduga sedang beristirahat sejenak atau merapikan area taman di sekitar lokasi.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut. Ia menyebut kendaraan trailer dengan nomor polisi B-9819-UEJ, yang dikemudikan oleh MAH, melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Ketel Raya, Pademangan, Jakarta Utara. “Awalnya kendaraan trailer B-9819-UEJ pengemudi Saudara MAH melaju dari arah barat ke arah timur,” ujar AKP Edy.
Insiden nahas itu terjadi tepat di dekat Gerbang Carnaval Ancol. Menurut keterangan polisi, sopir truk sempat mengalami microsleep atau tidur sejenak tanpa disadari, sehingga kehilangan kendali atas kendaraan berat tersebut. “Tepatnya di dekat Gerbang Carnaval Ancol mengalami microsleep hilang kendali ke kanan menabrak trotoar dan pejalan kaki Saudara PS yang sedang jongkok di trotoar tersebut,” sambungnya.
Korban tidak sempat menyelamatkan diri. Tubuhnya terlindas bagian kendaraan dan meninggal dunia di tempat. Rekan-rekan korban yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa PS tidak terselamatkan.
Tak lama berselang, anggota TNI-Polri tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Akibat dari kecelakaan lalu lintas pejalan kaki Saudara PS meninggal dunia di TKP,” kata AKP Edy.
Peristiwa ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, terutama sesama petugas lapangan yang kerap bekerja di pinggir jalan dan area rawan lalu lintas. Insiden tersebut kembali menyadarkan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan terbuka, terlebih bagi petugas yang bertugas di ruang publik.
Selain itu, kecelakaan ini menyoroti fenomena microsleep pada pengemudi kendaraan berat. Microsleep kerap terjadi akibat kelelahan dan kurangnya istirahat, namun dapat membawa dampak fatal. Pakar keselamatan jalan raya mengingatkan bahwa pengemudi kendaraan besar wajib mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian. Sopir truk telah diamankan untuk dimintai keterangan. []
Siti Sholehah.
