Rumah DJ Donny Diteror Bangkai Ayam dan Molotov, Polisi Lakukan Penyelidikan

JAKARTA – Aparat kepolisian tengah mendalami dugaan teror yang dialami kreator konten dan selebgram Ramon Dony Adam atau yang dikenal sebagai DJ Donny. Teror tersebut berupa pengiriman bangkai ayam disertai ancaman, hingga aksi pelemparan bom molotov ke rumah korban. Peristiwa ini menambah daftar kasus intimidasi terhadap figur publik yang diduga berkaitan dengan aktivitas di media sosial.

Polda Metro Jaya menyatakan telah menerima laporan resmi dari DJ Donny dan segera melakukan langkah penyelidikan awal. Polisi memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur guna mengungkap pelaku dan motif di balik aksi teror tersebut.

“Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (01/01/2026).

Budi menjelaskan bahwa laporan baru diterima oleh pihak kepolisian sehingga tahap awal masih difokuskan pada pengumpulan keterangan dan barang bukti. Polisi belum menyampaikan apakah terduga pelaku telah teridentifikasi.

“Hari ini PMJ baru menerima laporan dari pelapor,” tuturnya.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT POLDA METRO JAYA. Dalam laporannya, DJ Donny melaporkan dugaan tindak pidana yang dijerat dengan Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 356 KUHP. Pasal-pasal tersebut berkaitan dengan perbuatan yang membahayakan keamanan umum serta tindakan ancaman dan intimidasi.

DJ Donny mengungkapkan bahwa teror tidak hanya berupa ancaman verbal, tetapi juga tindakan nyata yang berpotensi membahayakan keselamatan dirinya dan keluarga. Ia mengaku awalnya menerima kiriman bangkai ayam dalam bentuk paket ke rumahnya.

“Dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Kalau hal tersebut sih saya nggak ada masalah. Lalu, semalam saya pulang, saya tidur, jam 03.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya,” kata DJ Donny di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).

Menurut Donny, bangkai ayam tersebut dikirim dengan pesan bernada ancaman yang secara langsung menyasar dirinya. Ancaman itu disebut berkaitan dengan aktivitasnya di media sosial.

“Saya buka, isinya rupanya bangkai ayam. Ayam dipotong kepalanya dan ada tulisan ancaman, ‘kalau kamu masih berbicara, masih apa, jaga ucapanmu di social media, kalau masih, masih bla bla bla bla, kamu akan seperti ayam ini.’ Terus ada foto saya, terus di leher saya kayak diiris gitu, dipotong,” jelasnya.

Tak hanya itu, aksi pelemparan molotov ke rumah DJ Donny juga terekam kamera pengawas. Rekaman CCTV tersebut kemudian diunggah ke akun media sosial korban dan memperlihatkan dua pria mengenakan jas hujan yang melemparkan bom molotov ke arah rumahnya pada dini hari.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keamanan figur publik yang aktif menyuarakan pendapat di ruang digital. Polisi menegaskan akan menelusuri apakah teror tersebut berkaitan dengan konflik personal, aktivitas media sosial, atau motif lainnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan intimidatif dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Polisi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *