Puskesmas Paiton Berbenah Wujudkan Program Probolinggo SAE
0-3840x1742-0-0#
PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Paiton Kabupaten Probolinggo, Duwi Purwadji, S.Kep, Ns mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dengan berbenah mewujudkan program “Probolinggo SAE”.
“Untuk menjadikan Puskesmas Paiton lebih bagus dibutuhkan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan kesehatan menuju program Probolinggo SAE,”ujar Duwi Purwadji, ditemui Prudensi.com, Jum’at (2/1/2026).
Menurut Duwi Purwadji, memasuki tahun 2026 hal yang paling urgent untuk dilaksanakan oleh Puskesmas Paiton karena juga menyangkut program Pemerintah Kabupaten Probolinggo adalah bagaimana meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Yaitu menurunkan angka kematian ibu, menurunkan angka kematian bayi (balita) dan menurunkan stunting, dan penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi,”kata pria yang juga pernah menjabat Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron ini.
Lebih jauh dikatakan Duwi Purwadji, tugas bersama lainnya termasuk menurunkan penyakit demam berdarah (DBD), TBC, HIV secara menyeluruh penyakit tidak menular (PTM), karena saat ini terjadinya kematian tidak lagi karena infeksi lagi.
“Sebenarnya semua upaya sudah dilakukan semua oleh tenaga kesehatan (nakes), tapi saya tetap mengajak kolaborasi semua masyarakat untuk bersama-sama mewujudkannya, termasuk sosialisasi kepada anak-anak sekolah melalui UKS,”beber Duwi Purwadji yang sudah dua tahun menjabat sebagai Kapus Paiton.
Duwi Purwadji juga merasa bangga atas kepemimpinan Bupati Gus Haris, saat ini Pemkab Probolinggo memperoleh 16 penghargaan, karena dalam kebijakan yang diterapkan satu komando.
“Kami yang dibawah tegak lurus dalam menjalankan amanah pimpinan, termasuk media juga sebagai kontrol, saya juga merasa senang jika ada yang mengkritisi kebijakan, muaranya demi masyarakat Paiton sehat,”pungkasnya.(rac)
