Biawak Masuk Rumah Warga Bogor, Damkar Bertindak Cepat

BOGOR — Keberadaan satwa liar di kawasan permukiman kembali menjadi perhatian setelah seekor biawak masuk ke rumah warga di wilayah Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (03/01/2026) siang dan sempat mengejutkan pemilik rumah yang tidak menduga kemunculan reptil berukuran cukup besar itu di lingkungan tempat tinggalnya.

Kejadian bermula saat pemilik rumah tengah beraktivitas seperti biasa di halaman rumah. Tanpa disadari, seekor biawak tiba-tiba masuk ke dalam area rumah, sehingga menimbulkan kepanikan. Momen tersebut kemudian dilaporkan melalui akun resmi media sosial Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor.

“Pelapor sedang menjemur pakaian lalu melihat satu ekor biawak masuk ke dalam rumah,” tulis keterangan Instagram @damkarkotabogor_official, Sabtu (03/01/2026).

Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh satwa liar, pemilik rumah memilih untuk tidak mengambil tindakan sendiri. Ia segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Bogor untuk meminta bantuan evakuasi. Langkah ini dinilai tepat mengingat biawak memiliki cakar dan ekor yang kuat serta dapat bersikap agresif jika merasa terancam.

“Pelapor segera menghubungi petugas damkar (untuk evakuasi),” ungkapnya.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan tersebut sekitar pukul 11.20 WIB. Tak berselang lama, satu regu damkar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian di kawasan Bantarjati. Kecepatan respons menjadi faktor penting untuk mencegah risiko cedera, baik terhadap warga maupun satwa tersebut.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.40 WIB dan segera melakukan penanganan dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan peralatan standar dan teknik evakuasi satwa liar, biawak berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Proses evakuasi dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas serta kondisi satwa.

“Penanganan berjalan aman dan lancar, selesai pukul 11.50 WIB dengan 10 menit penanganan,” tulis keterangan tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi, biawak tersebut diamankan oleh petugas untuk selanjutnya dilepasliarkan atau diserahkan kepada pihak berwenang yang berkompeten dalam penanganan satwa liar. Tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan material akibat kejadian tersebut.

Peristiwa ini kembali menyoroti fenomena masuknya satwa liar ke kawasan permukiman, yang kerap terjadi di wilayah perkotaan yang berbatasan dengan area hijau, sungai, atau lahan kosong. Perubahan habitat, alih fungsi lahan, serta ketersediaan makanan sering disebut sebagai faktor pendorong satwa keluar dari habitat alaminya.

Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik apabila menjumpai satwa liar di lingkungan rumah. Warga juga diminta tidak mencoba menangkap atau mengusir satwa tersebut secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan.

Dengan adanya respons cepat dari petugas damkar, kejadian tersebut dapat ditangani secara profesional dan tanpa insiden lanjutan. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran layanan darurat tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam evakuasi satwa liar demi menjaga keselamatan masyarakat. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *