Beraksi di Tengah Keramaian CFD, Dua Pencopet Ditangkap Polisi

JAKARTA — Kepolisian berhasil mengamankan dua pelaku pencopetan yang beraksi di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (04/01/2026) pagi. Penangkapan tersebut dilakukan saat aparat kepolisian tengah menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan kegiatan CFD yang rutin dipadati masyarakat.

Kedua pelaku diamankan oleh personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya yang saat itu melakukan patroli jalan kaki di sepanjang area CFD. Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di ruang publik.

Dirpamobvit Polda Metro Jaya Kombes Joko Sulistio menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aksi pencopetan terhadap salah satu pengunjung CFD. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, personel dengan sigap melakukan pemantauan dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku tanpa perlawanan,” kata Kombes Joko dalam keterangannya, Minggu (04/01/2026).

Setelah menerima laporan, petugas segera melakukan pengawasan tertutup terhadap gerak-gerik kedua terduga pelaku. Tidak berselang lama, petugas memastikan ciri-ciri yang dilaporkan warga sesuai dengan orang yang dicurigai, sehingga tindakan pengamanan langsung dilakukan di lokasi kejadian.

Untuk menghindari kerumunan warga dan menjaga situasi tetap kondusif, kedua terduga pelaku tidak langsung diperiksa di tempat kejadian. Petugas membawa mereka ke lokasi yang lebih aman guna melakukan pemeriksaan awal serta mengamankan barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencopetan.

Dalam proses selanjutnya, Ditpamobvit Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan unit terkait untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Didampingi Kompol Mulyadi Kanit Subdit Wisata Ditpamobvit PMJ menyerahkan kedua terduga pelaku beserta barang bukti kepada pihak kepolisian setempat untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Joko.

Kombes Joko menegaskan bahwa kehadiran personel Ditpamobvit di kawasan CFD bukan hanya untuk menjaga keamanan objek vital, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkan ruang publik, khususnya pada akhir pekan.

Menurutnya, kawasan CFD Bundaran HI memiliki tingkat kerawanan tersendiri karena dipadati ribuan warga yang berolahraga, bersantai, maupun beraktivitas bersama keluarga. Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan, termasuk pencopetan.

Oleh karena itu, pihak kepolisian terus mengintensifkan patroli, baik secara terbuka maupun tertutup, guna meminimalkan potensi tindak kriminal. Selain pengamanan fisik, petugas juga aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Polri mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindak kejahatan serta tidak ragu melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal mencurigakan,” imbuhnya.

Polda Metro Jaya berharap dengan penangkapan ini, masyarakat dapat semakin merasa aman saat mengikuti kegiatan CFD. Kepolisian juga mengajak warga untuk bekerja sama menjaga keamanan dengan tetap berhati-hati terhadap barang bawaan dan tidak lengah di tengah keramaian. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *