Flare Nyalakan Asap Pekat, Laga Persis Solo Sempat Terhenti
SOLO – Aparat kepolisian menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan pertandingan sepak bola usai terjadinya gangguan ketertiban saat laga Persis Solo menghadapi Persita Tangerang di Stadion Manahan, Solo. Insiden tersebut dipicu oleh ulah sejumlah oknum suporter yang menyalakan flare dan membawa barang berbahaya ke dalam area stadion, sehingga sempat menghambat jalannya pertandingan.
Peristiwa itu terjadi menjelang akhir laga, tepatnya pada menit ke-80. Saat pertandingan memasuki fase krusial, sejumlah penonton menyalakan flare yang mengeluarkan asap tebal. Asap tersebut menyelimuti sebagian lapangan dan tribun penonton, sehingga wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan sementara demi alasan keselamatan pemain dan ofisial.
Petugas kepolisian yang telah disiagakan sejak awal pertandingan langsung bergerak cepat melakukan pengamanan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi kericuhan yang lebih besar dan berpotensi mengancam keselamatan penonton lain yang hadir di stadion.
Kapolresta Solo Kombes Catur Cahyono Wibowo menjelaskan bahwa tindakan tegas diambil terhadap oknum suporter yang terbukti melanggar aturan. “Dalam pengamanan pertandingan Persis Solo melawan Persita Tangerang ini, kami mengamankan sebanyak 23 oknum suporter Persis Solo yang kedapatan habis mengonsumsi minuman keras serta membawa petasan dan flare yang berpotensi membahayakan keselamatan penonton lainnya,” kata Kapolresta Solo Kombes Catur Cahyono Wibowo.
Selain mengamankan para pelaku, kepolisian juga menyita sejumlah barang terlarang yang ditemukan saat pemeriksaan. Benda-benda tersebut dinilai sangat berisiko jika digunakan di tengah kerumunan penonton. Dari hasil pengamanan, petugas menyita 72 buah red flare, 6 buah smoke, 5 buah pipa asap, serta 6 buah petasan yang dibawa masuk ke dalam stadion.
Menurut kepolisian, keberadaan barang-barang tersebut jelas melanggar ketentuan keamanan pertandingan dan berpotensi memicu kepanikan massal. Oleh karena itu, proses penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, termasuk pendataan identitas para oknum suporter yang diamankan.
“Selanjutnya, para oknum suporter beserta barang bukti kami bawa ke Mako Polresta Surakarta untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ucapnya.
Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat dihentikan selama kurang lebih tiga menit hingga asap di lapangan mulai menghilang. Setelah situasi dinilai aman dan terkendali, laga kembali dilanjutkan. Hingga peluit panjang dibunyikan, kondisi stadion terpantau kondusif dan tidak terjadi gangguan lanjutan.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh suporter agar menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi aturan yang berlaku demi menciptakan iklim sepak bola yang aman dan nyaman. Aparat juga menegaskan akan terus meningkatkan pengamanan pada setiap pertandingan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. []
Siti Sholehah.
