Kabur Lintas Kota, Pelaku Penusukan Kemang Ditangkap di Surabaya

JAKARTA – Kasus penusukan yang dipicu cekcok antar-pengendara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, akhirnya menemui titik terang setelah aparat kepolisian berhasil menangkap dua orang pelaku yang sempat melarikan diri lintas kota. Peristiwa yang sempat terekam kamera dan viral di media sosial itu tidak hanya memicu keresahan masyarakat, tetapi juga menunjukkan keseriusan aparat dalam memburu pelaku tindak kekerasan jalanan.

Kedua pelaku berinisial HW dan TM diamankan polisi saat berada di Surabaya, Jawa Timur. Penangkapan dilakukan ketika keduanya diduga hendak melarikan diri ke luar Pulau Jawa melalui jalur laut. Polisi menyebut para pelaku sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas sejak video kejadian menyebar luas di media sosial.

Kapolsek Mampang Kompol Wahid Key mengungkapkan bahwa setelah identitas pelaku berhasil dikantongi, aparat langsung melakukan pengejaran intensif. Upaya tersebut dilakukan dengan melacak pergerakan para pelaku yang berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain.

“Para pelaku menghindari kejaran Polisi dengan berpindah pindah kota dari Depok, Tangerang, Jakarta, sampai Surabaya bahkan ingin kabur ke wilayah Indonesia timur melalui kapal laut,” ujar Wahid dalam keterangannya, Sabtu (10/01/2026).

Menurut kepolisian, pelarian pelaku berakhir di kawasan Gapura Surya, Surabaya, pada Jumat (09/01/2026). Saat itu, aparat yang bekerja sama lintas wilayah berhasil menggagalkan rencana pelaku untuk meninggalkan Pulau Jawa.

“Polsek Mampang dibantu jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya meringkus dua pelaku HW dan TM yang akan kabur ke wilayah timur Indonesia,” tutupnya.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya sebuah video yang merekam detik-detik setelah insiden kekerasan terjadi. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang rekan korban berusaha mendokumentasikan wajah para pelaku yang berjumlah tiga orang dan berboncengan menggunakan satu sepeda motor sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

“Liatin mukanya ya, mobil gua ditonjok-tonjok,” ujar rekan korban dalam video tersebut.

Sementara itu, salah satu rekan pelaku terdengar mencoba meredakan situasi dengan mengatakan, “Bang, sorry ya, Bang, ya.”

Berdasarkan keterangan yang beredar, peristiwa penusukan tersebut terjadi pada Kamis (01/01/2026). Saat itu, korban bersama dua temannya sedang dalam perjalanan menggunakan mobil menuju Depok. Di tengah perjalanan, kendaraan mereka tiba-tiba diserang oleh tiga orang tak dikenal. Meski sempat dilerai, situasi justru berkembang menjadi aksi kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka akibat pukulan dan tusukan senjata tajam.

Polisi menilai peristiwa ini sebagai bentuk kekerasan yang berbahaya dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap menahan diri saat terjadi konflik di jalan raya dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika mengalami atau menyaksikan tindak kriminal.

Keberhasilan penangkapan ini juga menjadi bukti bahwa pelarian lintas daerah tidak menjamin pelaku kejahatan dapat lolos dari proses hukum. Kepolisian menegaskan akan terus mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk satu orang lainnya yang terekam dalam video dan masih dalam proses pencarian. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *