Bocah SD di Medan Terseret Motor Saat Kejar Pencuri

MEDAN – Aksi kejahatan jalanan kembali memicu keprihatinan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah perempuan berseragam Sekolah Dasar (SD) terseret sepeda motor viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi saat korban berusaha mempertahankan telepon genggam miliknya yang dicuri pelaku pencurian.

Berdasarkan video yang beredar dan dilihat detikcom pada Senin (12/01/2026), pelaku tampak memasuki rumah korban secara diam-diam. Dalam rekaman itu, pelaku dengan cepat mengambil sebuah telepon genggam yang berada di dalam rumah tanpa sepengetahuan penghuni. Aksi pencurian tersebut berlangsung saat kondisi rumah sedang lengah.

Korban yang saat itu masih mengenakan seragam sekolah menyadari kejadian tersebut tidak lama setelah pelaku keluar dari rumah. Bocah perempuan itu kemudian berusaha mengejar pelaku yang telah menaiki sepeda motor. Dalam kondisi panik, korban meminta agar barang miliknya dikembalikan dan berusaha menghentikan pelaku dengan memegang bagian sepeda motor.

Namun, upaya tersebut justru berujung pada kejadian berbahaya. Pelaku tidak mengindahkan permintaan korban dan malah memacu kendaraannya. Akibatnya, korban terseret di jalanan sejauh kurang lebih 100 meter sebelum akhirnya terlepas. Aksi tersebut terekam warga dan menyebar luas di media sosial, memicu kecaman dari warganet.

Ibu korban, Susana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/01/2026) di Jalan AMD, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara. Saat kejadian, korban tengah berada di dalam rumah.

“Anak saya lagi di kamar mandi. Tiba-tiba pencuri masuk ke rumah dan mengambil handphone serta uang Rp 100 ribu,” kata Susana, seperti dilansir detikSumut, Senin (12/01/2026).

Susana menjelaskan bahwa anaknya yang menyadari adanya pencurian tersebut langsung berlari keluar rumah untuk mengejar pelaku. Dalam kondisi refleks, korban meminta agar barang-barangnya dikembalikan.

“Dikejar sama anak saya pelaku tadi. Dia minta handphone dan uangnya dikembalikan,” ujarnya.

Namun pelaku tetap melarikan diri dengan sepeda motor tanpa memedulikan keselamatan korban. Akibat terseret di aspal, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh. Meski demikian, pihak keluarga bersyukur korban masih selamat dari kejadian tersebut.

Peristiwa ini menyoroti kembali persoalan keamanan lingkungan permukiman, khususnya di wilayah padat penduduk. Aksi pencurian yang menyasar rumah warga dan melibatkan anak-anak sebagai korban menimbulkan kekhawatiran tersendiri di tengah masyarakat.

Sejumlah warga setempat mengaku resah dengan maraknya aksi kejahatan serupa. Mereka berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut kasus ini dan meningkatkan patroli keamanan di kawasan permukiman, terutama pada jam-jam rawan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas dan keberadaan pelaku. Video viral yang beredar diharapkan dapat membantu proses pengungkapan kasus tersebut.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *