Kemunculan Rusa di Jalan Kota Bogor Bikin Heboh Pengendara
BOGOR – Kemunculan seekor rusa yang berlari bebas di tengah arus lalu lintas Jalan Kiai Haji Abdullah Bin Nuh, Kota Bogor, Jawa Barat, mengundang perhatian warga dan pengguna jalan. Peristiwa tidak biasa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian menyebar luas di media sosial, memicu beragam reaksi sekaligus kekhawatiran terkait keselamatan pengendara.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat rusa tersebut berlari di antara kendaraan bermotor yang tengah melintas di ruas jalan utama. Beberapa pengendara tampak memperlambat laju kendaraan, bahkan ada yang menghentikan sementara perjalanannya untuk menghindari risiko kecelakaan. Berdasarkan keterangan yang tertulis dalam narasi video, rusa itu disebut datang dari arah Bantar Kambing sebelum akhirnya memasuki jalur lalu lintas yang ramai.
Situasi tersebut sempat membuat arus kendaraan tersendat. Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian itu memilih untuk menjaga jarak dan berupaya memberi ruang agar hewan tersebut dapat keluar dari badan jalan. Kekhawatiran akan potensi kecelakaan lalu lintas menjadi perhatian utama, mengingat lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu jalur dengan mobilitas tinggi, terutama pada jam-jam sore hari.
Melihat kondisi tersebut, warga setempat kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi. Laporan diterima dan petugas segera bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi rusa terakhir terlihat. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Damkar menerima laporan dan melakukan pencarian, tapi tidak menemukan,” kata Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha, kepada wartawan hari ini.
Peristiwa rusa berlarian di jalan raya itu diketahui terjadi pada Jumat (16/01/2026) petang. Saat itu, kondisi lalu lintas masih cukup padat dengan kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas silih berganti. Setelah beberapa saat berada di jalan, rusa tersebut dilaporkan bergerak menjauh dari keramaian dan menuju area semak-semak di pinggiran sungai yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Ade Nugraha menjelaskan bahwa pencarian yang dilakukan petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain medan yang cukup sulit, kondisi pencahayaan yang minim turut menyulitkan proses penelusuran.
“Karena rusa sudah berlari ke arah semak-semak pinggiran sungai, kondisi gelap juga menyulitkan pencarian,” jelas dia.
Hingga saat ini, keberadaan rusa tersebut belum dapat dipastikan. Petugas juga belum mengetahui asal-usul hewan tersebut, apakah berasal dari kawasan hutan, penangkaran, atau lokasi lain di sekitar wilayah Bogor. Minimnya informasi dari warga yang melapor membuat proses penelusuran semakin terbatas.
“Tidak ada yang tahu (asal rusanya),” pungkasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat akan potensi interaksi tak terduga antara satwa liar dan aktivitas manusia di kawasan perkotaan. Selain menimbulkan kehebohan, peristiwa tersebut juga mengandung risiko keselamatan bagi pengendara maupun hewan itu sendiri. Warga diimbau untuk tetap waspada saat berkendara dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa, agar dapat ditangani dengan cepat dan aman tanpa membahayakan semua pihak. []
Siti Sholehah.
