Enam Pemotor Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Pajero
JAMBI – Insiden kecelakaan lalu lintas serius terjadi di Kota Jambi pada Minggu dini hari setelah sebuah mobil jenis Mitsubishi Pajero terlibat tabrak lari terhadap sejumlah pengendara sepeda motor dan berakhir dengan menabrak pagar Markas Kepolisian Daerah Jambi. Peristiwa tersebut menimbulkan keresahan masyarakat dan menyoroti kembali bahaya berkendara di bawah pengaruh zat terlarang.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.10 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, mobil Pajero tersebut menabrak enam pengendara sepeda motor di kawasan Tugu Keris. Alih-alih berhenti dan memberikan pertolongan, pengemudi justru melarikan diri dari lokasi kejadian. Aksi pelarian itu berlanjut hingga kawasan Mapolda Jambi, tempat kendaraan akhirnya berhenti setelah menghantam pagar dan sejumlah pembatas jalan.
Pengemudi kendaraan diketahui bernama Divfal Kencana (26), warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari. Ia berhasil diamankan oleh petugas kepolisian yang sedang berjaga di Mapolda Jambi sesaat setelah mobil yang dikemudikannya berhenti di dalam area markas kepolisian.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji menjelaskan bahwa kendaraan tersebut masuk ke area Mapolda Jambi dalam kondisi tidak terkendali dan akhirnya berhenti setelah menabrak traffic cone di dalam lapangan markas.
“Dari hasil pemeriksaan pelaku diduga mengemudi mobil dalam keadaan pengaruh narkotika sebagaimana hasil test urine positif zat amphetamine dan methampetamine,” kata Erlan.
Selain terindikasi menggunakan narkotika, pengemudi juga diketahui berada dalam pengaruh minuman beralkohol saat kejadian. Kondisi tersebut diduga kuat menjadi faktor utama yang menyebabkan pengemudi kehilangan kendali dan membahayakan pengguna jalan lain.
Akibat kejadian itu, enam pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Seluruh korban telah dievakuasi oleh petugas dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Siloam Jambi. Hingga kini, kondisi para korban masih dalam pemantauan tenaga kesehatan.
Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan memastikan kronologi peristiwa secara menyeluruh. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian mengingat pelaku tidak hanya melakukan tabrak lari, tetapi juga mengemudi dalam kondisi yang sangat membahayakan keselamatan publik. Kepolisian menegaskan akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dan keselamatan berlalu lintas.
Insiden tersebut juga kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam berkendara. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merenggut nyawa orang lain.
Hingga saat ini, pengemudi telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelanggaran lain yang dapat dikenakan kepada pelaku, termasuk ancaman pidana atas tindakan tabrak lari dan penyalahgunaan zat terlarang. []
Siti Sholehah.
