Pagar SDN di Cipayung Dicuri, Polisi Lakukan Penyelidikan
JAKARTA – Aksi pencurian yang menyasar fasilitas pendidikan kembali terjadi di Jakarta. Kali ini, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mencuri pagar besi milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu keprihatinan masyarakat, mengingat objek pencurian berada di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi area aman.
Berdasarkan video yang beredar dan dilihat pada Rabu (21/01/2026), pelaku diketahui beraksi seorang diri dengan menggunakan sepeda motor. Kejadian tersebut disebut terjadi pada Selasa (20/01/2026) pada sore hari. Dalam rekaman itu, pelaku tampak menjalankan aksinya dengan cukup tenang, seolah telah memperhitungkan situasi di sekitar lokasi.
Mulanya, pria tersebut datang ke area sekolah dan memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan. Ia terlihat beberapa kali menoleh ke berbagai arah atau celingak-celinguk, diduga untuk memastikan kondisi sekitar aman dan tidak ada warga yang memperhatikan aksinya. Setelah merasa situasi memungkinkan, pelaku langsung mendekati pagar besi sekolah.
Dalam hitungan menit, pagar besi tersebut berhasil dilepaskan dan diangkat. Pelaku kemudian menaruh pagar hasil curian itu di atas sepeda motornya. Tanpa ragu, ia segera meninggalkan lokasi dengan mengendarai sepeda motor, membawa pagar besi yang dicurinya. Aksi tersebut terekam kamera dan kemudian menyebar luas di media sosial, sehingga menarik perhatian publik.
Viralnya video tersebut menimbulkan kekhawatiran akan lemahnya pengamanan fasilitas umum, khususnya lingkungan sekolah. Sejumlah warganet menyayangkan terjadinya pencurian di area pendidikan yang seharusnya dilindungi. Selain menimbulkan kerugian materi, pencurian tersebut juga berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan aktivitas belajar mengajar.
Menanggapi peristiwa itu, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko, membenarkan adanya kejadian pencurian pagar besi di SDN wilayah Cipayung tersebut. Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah mendalami kasus tersebut dengan melibatkan jajaran kepolisian dari tingkat polsek hingga polres.
“Sedang kami lidik (selidiki) anggota Opsnal Cipayung dan Opsnal Polres,” kata Edy.
Menurut Edy, penyelidikan dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus menelusuri kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain. Polisi juga memeriksa rekaman video yang beredar serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
Hingga kini, pelaku pencurian masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Identitas pelaku belum dapat dipastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor.
“Kami sedang upaya, untuk indentitas pelaku masih lidik (penyelidikan),” pungkasnya.
Kasus ini menambah daftar tindak kriminal yang menyasar fasilitas umum di wilayah perkotaan. Kepolisian mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merugikan kepentingan bersama. Aparat memastikan akan terus berupaya mengungkap kasus ini hingga pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. []
Siti Sholehah.
