Kabel Menjuntai di Cibinong Jerat Pemotor, Polisi Lakukan Penanganan
BOGOR – Insiden kabel menjuntai yang menjerat pengendara sepeda motor di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya viral di media sosial. Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat mengenai aspek keselamatan di jalan raya, khususnya terkait keberadaan kabel utilitas yang tidak tertata dengan baik.
Peristiwa itu terjadi di Jalan KSR Dedi Kusmayadi, Cibinong, tepatnya di sekitar lampu merah dekat Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Bogor. Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan sambil memegangi bagian lehernya. Narasi dalam unggahan tersebut menyebutkan bahwa pria tersebut merupakan penumpang sepeda motor yang lehernya terjerat kabel yang menjuntai melintang di jalan.
Kondisi tersebut langsung menyita perhatian warganet karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Banyak pihak menilai, kabel yang dibiarkan menjuntai di ruang publik berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal apabila tidak segera ditangani.
Kapolsek Cibinong Kompol Jony Handoko membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa aparat kepolisian telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian guna memastikan kondisi di lapangan serta meminta keterangan dari warga sekitar.
“Memang benar ada kejadian tersangkut kabel, korban luka lecet aja di leher dan sudah diobati oleh pihak PMI, terus langsung melanjutkan perjalanan,” kata Jony ketika dimintai konfirmasi, Senin (26/01/2026).
Menurut Jony, luka yang dialami korban tidak tergolong serius dan telah mendapatkan penanganan awal dari petugas Palang Merah Indonesia (PMI). Setelah dilakukan pertolongan pertama, korban tidak memerlukan perawatan lanjutan dan memilih melanjutkan perjalanannya.
Pihak kepolisian juga memastikan bahwa langkah antisipatif telah dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Kabel yang sebelumnya menjuntai ke badan jalan telah dirapikan dan diikat pada tiang penyangga agar tidak lagi mengganggu arus lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan.
“Untuk kabel sudah dirapikan, diikat di tiang agar tidak menjuntai lagi,” kata Jony.
Dalam rekaman video yang beredar, luka pada leher korban tampak memar akibat jeratan kabel. Kabel tersebut dinarasikan sebagai kabel fiber optik yang melintang di jalur kendaraan. Kondisi pencahayaan yang minim pada dini hari diduga membuat pengendara sulit melihat keberadaan kabel tersebut hingga akhirnya terjadi insiden.
Peristiwa ini kembali membuka perhatian publik terhadap pentingnya pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur utilitas di ruang publik. Kabel-kabel jaringan yang tidak tertata dengan baik dinilai berpotensi menimbulkan risiko serius, khususnya bagi pengendara roda dua yang tidak memiliki perlindungan tubuh maksimal.
Polisi mengimbau kepada pihak terkait, termasuk pengelola jaringan utilitas, agar lebih rutin melakukan pengecekan serta penataan kabel di sepanjang jalan umum. Langkah tersebut dianggap penting demi menjamin keselamatan masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat faktor non-kendaraan.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif dengan melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan, seperti kabel menjuntai, rambu rusak, atau fasilitas umum yang tidak layak. Dengan adanya sinergi antara aparat, pengelola utilitas, dan masyarakat, keselamatan pengguna jalan diharapkan dapat lebih terjaga. []
Siti Sholehah.
