SPPG Paser Terkendala Lahan, Baru Satu Lokasi Siap Dibangun

gambar ilustrasi

PASER – Upaya Pemerintah Kabupaten Paser dalam mendukung perluasan Program Makan Bergizi (MBG) gratis kini memasuki tahap krusial, yakni kesiapan lahan untuk pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Meski program ini menjadi prioritas nasional, realisasi di daerah masih dihadapkan pada persoalan teknis, terutama terkait kelayakan lokasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah mendapat penugasan dari pemerintah pusat untuk menyiapkan lahan yang nantinya akan dibangunkan Dapur SPPG oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Daerah bertugas menyiapkan lokasi, sementara pembangunan fisik dapur akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional,” ujar Katsul Wijaya, Jumat (28/11/2025).

Saat ini, Pemkab Paser telah mengusulkan tiga titik lokasi. Namun, hasil peninjauan teknis di lapangan menunjukkan bahwa hanya dua titik yang dinilai layak dan telah ditetapkan, yakni di Desa Jemparing, Kecamatan Long Ikis, serta Kelurahan Long Kali, Kecamatan Long Kali.

Dari dua lokasi tersebut, hanya Kelurahan Long Kali yang dinyatakan siap untuk segera dibangun dalam waktu dekat. Katsul menyebut, kesiapan lahan menjadi faktor utama mengingat pembangunan direncanakan berlangsung pada tahun berjalan.

“Untuk saat ini, yang benar-benar siap hanya Kelurahan Long Kali. Rencananya pembangunan dilakukan tahun ini dan informasi terakhir sudah mulai ada persiapan kegiatan di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, lokasi di Desa Jemparing masih membutuhkan proses pematangan lahan sebelum pembangunan dapat dimulai. Kondisi ini membuat pembangunan dapur SPPG di wilayah tersebut harus dijadwalkan ulang.

“Lahan di Jemparing masih perlu pematangan terlebih dahulu, sehingga oleh pemerintah pusat pembangunan direncanakan baru bisa dilakukan pada 2026,” tambah Katsul.

Di sisi lain, Pemkab Paser juga menaruh perhatian pada dapur SPPG yang telah beroperasi, seperti SPPG Jone dan SPPG Tapis. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pemantauan rutin untuk memastikan layanan pemenuhan gizi berjalan sesuai standar.

“Kami sudah membahasnya dalam rapat, dan akan melakukan monitoring ke lapangan. Inspektorat bersama Satgas MBG Paser juga sudah turun langsung untuk mengecek operasional dua SPPG yang sudah berjalan,” tandasnya. []

Red04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *