Dirut : Kontribusi PAD Bank Kalbar Terus Meningkat

JAKARTA, PRUDENSI.COM-Direktur Utama Bank Kalbar, H. Rokidi, SE, MM memaparkan, kontribusi PAD meningkat sangat signifikan, kinerja positif itu juga berbanding lurus dengan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada 2024, total dividen yang disalurkan kepada para pemegang saham pemerintah daerah mencapai lebih dari Rp257 miliar, dengan tingkat imbal hasil dividen terhadap modal disetor sebesar 14,56 persen.

Secara kumulatif, total dividen yang telah dibagikan Bank Kalbar hingga 2024 bahkan telah melampaui nilai modal yang disetor, menunjukkan peran strategis bank sebagai sumber pendapatan bagi daerah secara berkelanjutan.

Modal disetor sampai dengan tahun tahun 2024 sebesar Rp 1.768.390.000.000, dan total dividen yang diberikan telah mencapai Rp 2.577.679.844.900,01.

“Persentase dividen terhadap modal disetor sebesar 14,56%. Kontribusi Bank Kalbar terhadap pemegang saham dan pembangunan daerah meningkat signifikan, melalui penyaluran dividen yang konsisten, serta dukungan aktif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk penyediaan layanan pembayaran pajak daerah dan berbagai kerja sama dengan pemerintah,”ungkap H. Rokidi saat presentasi dan wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang dilakukan pada Jumat (30/01/2026), di Graha 415 Jakarta.

Tidak hanya melalui dividen, dukungan terhadap bagi pemasukan daerah juga diwujudkan lewat digitalisasi sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Bank Kalbar memfasilitasi pembayaran berbagai jenis pajak daerah seperti PBB, BPHTB, pajak hotel, restoran, hingga pajak kendaraan bermotor melalui jaringan teller, ATM, EDC, mobile banking, serta layanan e-Samsat. Kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait ini membantu meningkatkan transparansi serta efektivitas penerimaan pajak daerah.

Di sektor riil, Bank Kalbar turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembiayaan dan penguatan ekosistem usaha. Hal ini bisa tercermin dari dari kredit yang disalurkan, dimana tahun 2025 mencapai Rp18.070.349 naik dari tahun sebelumnya Rp 16.856.338 atau tumbuh 7,20 persen.

Komitmen pembangunan berkelanjutan juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial-keagamaan.

Program ini mempertegas peran Bank Kalbar sebagai BUMD yang tidak hanya berorientasi laba, tetapi juga membawa dampak sosial yang luas bagi masyarakat Kalimantan Barat. CSR Bank Kalbar sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, di antaranya berfokus pada bantuan bidang Pendidikan, Kesehatan, Olahraga, Keagamaan, Sosial, Seni & Budaya, Perekonomian Rakyat (UMKM), Lingkungan, dan Pembangunan Infrastruktur.

Tujuannya antara lain juga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.

“Kontribusi BUMD dalam mendukung pembangunan berkelanjutan juga kami lakukan melalui program Tanggung Jawab Sosial (CSR). Sejalan dengan peningkatan kinerja bisnis dan laba yang kami raih, alokasi biaya untuk pelaksanaan program-program CSR juga terus meningkat. Saat ini perusahaan menganggarkan dana CSR hingga sebesar 3% dari laba bersih, di mana tahun lalu mencapai Rp8,8 miliar,”pungkas H. Rokidi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *