NEKA Dekatkan Belanja Harian ke Kawasan Permukiman
JAKARTA — PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) terus memperluas jangkauan bisnis ritelnya melalui pengembangan merek NEKA. Hingga akhir 2025, perusahaan induk AZKO tersebut telah mengoperasikan 10 gerai NEKA di berbagai wilayah, dengan fokus utama menyasar kawasan penyangga kota dan daerah di luar pusat perkotaan. Strategi ini ditempuh untuk mendekatkan layanan belanja kebutuhan harian kepada masyarakat yang tinggal di wilayah sub-urban.
Langkah ekspansi NEKA dinilai sejalan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengutamakan kemudahan akses dan efisiensi waktu. General Manager Sales Operations NEKA, Amir Situmorang, menyampaikan bahwa pengembangan jaringan toko diarahkan agar setiap gerai benar-benar relevan dengan kebutuhan warga sekitar, khususnya mereka yang tinggal di kawasan permukiman padat penduduk.
Menurut Amir, sebagian besar toko NEKA saat ini memang dibuka di wilayah pinggiran kota yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Area seperti perumahan, kawasan padat penduduk, hingga wilayah yang belum banyak tersentuh ritel modern skala besar menjadi prioritas utama dalam pemilihan lokasi.
“Jadi memang kita buka saat ini, di perumahan, padat penduduk, dan kebanyakan itu di pinggir kota. Makanya kita ada bahasanya, Meruyung di Depok, ya? Tapi kata-kata Meruyung mungkin gak semua juga tahu,” ungkap Amir saat Media Gathering di Bi Coffee, Tangerang Selatan, Kamis, (29/01/2026).
Selain Meruyung di Depok, wilayah Pandeglang juga menjadi salah satu contoh area yang dipilih karena dinilai memiliki potensi pasar yang besar. Amir menyebutkan bahwa kehadiran NEKA di daerah tersebut sekaligus menjadi upaya untuk menjangkau konsumen yang selama ini belum terlayani oleh ritel modern besar.
“Terus di Pandeglang lah, gitu. Pandeglang. AZKO aja belum ada di Pandeglang. Itu di pinggir, kebanyakan di pinggir,” sambungnya.
Lebih lanjut, Amir menjelaskan bahwa konsep NEKA dirancang dengan mempertimbangkan kondisi geografis Indonesia yang luas dan beragam. Oleh karena itu, kedekatan lokasi dengan konsumen menjadi salah satu nilai utama yang ingin dihadirkan NEKA, selain aspek harga yang terjangkau.
“Karena kita lihat dengan luasnya Indonesia, ini sangat memungkinkan kita bisa dekat dengan customer kita, sehingga nanti terjangkau oleh customer. Brand values kita tentang terjangkau. Ini pertama kita ngomong, kan, terjangkau (jarak) dengan harga yang terjangkau,” tutur Amir.
Dari sisi produk, NEKA menghadirkan berbagai kategori yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan esensial keluarga dalam kehidupan sehari-hari. Ragam produk tersebut meliputi kebutuhan dapur dan kebersihan, ragam penyimpanan, dekorasi dan tekstil rumah, hingga aksesori gadget dan elektronik sederhana. Selain itu, tersedia pula perlengkapan perjalanan, kebutuhan otomotif skala kecil, aneka snack, serta produk perawatan kecantikan.
Seluruh produk yang ditawarkan dikurasi agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan sub-urban yang menginginkan solusi belanja praktis tanpa harus pergi jauh ke pusat kota. Dengan konsep tersebut, NEKA diharapkan dapat menjadi alternatif ritel yang dekat, relevan, dan terjangkau bagi keluarga Indonesia.
Adapun hingga saat ini, 10 gerai NEKA telah beroperasi di berbagai wilayah, yakni NEKA Ahmad Yani Serang, NEKA Dramaga Bogor, NEKA Aria Putra Tangerang Selatan, NEKA Ciledug, NEKA Pinang Tangerang, NEKA Condet, NEKA Hankam Bekasi, NEKA Jatimakmur, NEKA Pandeglang, serta NEKA Meruyung Depok.
Ke depan, AHI melalui NEKA berupaya memperkuat eksistensinya di pasar ritel kebutuhan harian dengan terus menyesuaikan konsep toko dan produk dengan karakteristik wilayah. Pendekatan ini diyakini mampu menjawab kebutuhan konsumen di luar pusat kota yang selama ini menginginkan pengalaman belanja yang lebih dekat dan efisien. []
Siti Sholehah.
