Komisi II DPRD Kota Probolinggo Kritik Rencana Kerja Perseroda BTT

0-3840x1742-0-0#

PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru milik Pemkot Probolinggo, Perseroda Bahari Tanjung Tembaga (BTT) mendapat kritikan tajam Komisi II DPRD Kota Probolinggo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin 2 Februari 2026.

Kali ini BUMD yang digadang-gadang menjadi sumber pendapatan bagi Pemkot tersebut mendapat sorotan serius dari H. Syaifuddin DZ anggota Komisi II DPRD Kota Probolinggo.

“Kalau saya baca rencana kerja Perseroda Bahari Tanjung Tembaga ini sangat menjanjikan, namun harapan saya jangan hanya diatas kertas saja, yang lebih penting bagaimana implementasi di lapangan nanti,”ujar H. Syaifuddin DZ disela-sela RDP di ruang Komisi II, Senin (2/2/2026).

Ia juga menaruh harapan besar kepada Direksi Perseroda Bahari Tanjung Tembaga agar dari awal sampai akhir tidak merugi dan tidak menjadi beban APBD.

“Persoda ini tidak boleh merugi, dan dilarang rugi, saya menginginkan agar bisa memberi kontribusi PAD bagi Pemkot, jika rencana kerja ini benar-benar dilaksanakan Insyaallah akan menjadi mesin uang,”ungkap pria yang juga politisi PPP ini.

Sementara itu Direktur Perseroda Bahari Tanjung Tembaga, Noviyadi, S.Sos, MM menyatakan keyakinannya BUMD ini akan memberikan kontribusi PAD bagi Pemkot Probolinggo kedepan.

Ia mengatakan, guna mendukung kinerja Perseroda telah mengusulkan kepada Pemkot Probolinggo penyertaan modal sebesar Rp 6,93 miliar.

“Penyertaan modal kami Rp 6,93 miliar, sebesar Rp 4 miliar dialokasikan untuk truk, yakni dua unit baru dan dua unit bekas. Pengadaan unit bekas dipertimbangkan guna mengacu pada efisiensi anggaran,”pungkasnya.(rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *