Wonder of Paser Jadi Pemanasan Menuju Porprov 2026
PASER — Pemerintah Kabupaten Paser memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun ke-66 daerahnya untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi kreatif dan sport tourism. Melalui gelaran Wonder of Paser yang berlangsung pada 10–12 Desember 2025 di GOR Sadurengas, Tanah Grogot, Pemkab Paser mulai memanaskan atmosfer jelang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII tahun 2026.
Ajang tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Paser yang diwakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, pada Rabu malam (10/12/2025). Event ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan publik, tetapi juga sebagai etalase kesiapan Paser menyambut event olahraga berskala provinsi.
Kurniawan menilai Wonder of Paser merupakan bagian dari strategi jangka menengah pemerintah daerah untuk memperkuat citra Paser sebagai daerah yang aktif, kreatif, dan siap menggelar event besar.
“Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun daerah. Wonder of Paser kami rancang sebagai ruang uji sekaligus penegasan bahwa Paser siap menjadi tuan rumah Porprov Kaltim,” ujar Kurniawan.
Menurutnya, penyelenggaraan event semacam ini menjadi penting untuk membangun atmosfer sport tourism, sekaligus memperkenalkan karakter Paser kepada publik yang lebih luas.
“Kami ingin Paser dikenal bukan hanya sebagai lokasi pertandingan, tetapi sebagai daerah yang hidup, punya identitas budaya, dan mampu menghadirkan pengalaman wisata berbasis olahraga,” katanya.
Selama tiga hari, Wonder of Paser menyuguhkan beragam pertunjukan seni dan atraksi kreatif. Mulai dari tari Ronggeng, musik daerah, hingga penampilan drum live, fire dance, inline skate, dan berbagai pertunjukan komunitas kreatif lainnya. Seluruh rangkaian acara dikemas untuk menarik minat generasi muda sekaligus wisatawan.
Tak hanya itu, ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut dilibatkan dengan membuka stan di kawasan GOR Sadurengas. Kehadiran UMKM menjadikan event ini sebagai ruang perputaran ekonomi rakyat yang langsung menyentuh masyarakat.
Kurniawan menegaskan bahwa Porprov Kaltim VIII tahun 2026 harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan Kabupaten Paser di berbagai sektor.
“Porprov nanti bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi kesempatan emas untuk menampilkan kekuatan Paser, mulai dari budaya, kuliner, pariwisata, hingga keramahan warganya,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan agenda besar tersebut.
“Kami membutuhkan dukungan semua pihak. Target kami jelas, Porprov 2026 di Paser harus menjadi penyelenggaraan terbaik di Kalimantan Timur,” tegas Kurniawan.
Melalui Wonder of Paser, Pemkab Paser berharap fondasi sport tourism semakin kuat dan mampu mengangkat nama daerah sebagai salah satu destinasi event olahraga unggulan di Kalimantan Timur. []
Red04
