Aksi Sigap Warga Pasar Tapen Gagalkan Dugaan Penculikan di Jombang
JOMBANG – Aksi sigap warga dan pedagang di kawasan Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berhasil menggagalkan dugaan tindak penculikan yang terjadi pada dini hari. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial, memicu perhatian publik sekaligus pujian terhadap keberanian masyarakat setempat.
Dalam rekaman CCTV yang beredar luas, terlihat sebuah mobil yang melintas dan berhenti di sekitar area pasar. Mobil tersebut tampak bergerak maju dan mundur dalam kondisi mencurigakan. Di saat bersamaan, terdengar teriakan minta tolong dari dalam kendaraan, yang kemudian mengundang perhatian warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Video tersebut diunggah ke media sosial dengan narasi bahwa warga dan pedagang Pasar Tapen berhasil menggagalkan upaya penculikan.
“Warga dan Pedagang Pasar Tapen Gagalkan Insiden Penculikan,” demikian keterangan dalam kiriman video tersebut diunggah salah satu akun Instagram seperti dilansir detikJatim, Selasa (03/01/2026).
Merespons teriakan tersebut, sejumlah warga mendekati mobil dan berupaya melihat ke dalam kendaraan melalui kaca jendela. Situasi semakin menarik perhatian ketika mobil tersebut tetap berhenti dan pintu belakang sebelah kanan akhirnya terbuka. Pada momen itu, warga segera mendatangi kendaraan dan membantu korban keluar dari mobil.
Korban diketahui bernama Daniriansyah, seorang pria asal Buduran. Ia mengaku mengalami kekerasan dan sempat disekap di dalam mobil oleh tiga orang tak dikenal. Menurut pengakuannya, peristiwa bermula ketika para pelaku mendatangi tempat kosnya dan secara tiba-tiba mengajaknya masuk ke mobil.
Keberanian warga yang bertindak cepat dinilai menjadi faktor utama penyelamatan korban. Jika tidak segera ditolong, situasi tersebut dikhawatirkan dapat berujung pada tindak kejahatan yang lebih serius.
Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan serta melakukan penanganan awal atas insiden tersebut.
“Saat dihentikan, ternyata benar ada korban penganiayaan di dalam mobil. Warga kemudian menolong korban, sementara pelaku melarikan diri,” ujar Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan saat dimintai konfirmasi, melalui telepon selulernya, Selasa (02/02/2016).
AKP Heri menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/01/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat warga berkerumun dan berupaya menolong korban, para terduga pelaku memilih melarikan diri dan meninggalkan korban di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Rekaman CCTV yang beredar telah diamankan dan dijadikan salah satu barang bukti penting dalam proses penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tindak kriminal, terutama pada jam-jam rawan. Selain itu, kejadian tersebut menunjukkan bahwa peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dapat menjadi benteng awal dalam mencegah kejahatan.
Polisi juga mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan segera melaporkan ke aparat berwenang apabila menemukan kejadian mencurigakan, agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. []
Siti Sholehah.
