Pencurian Paket Kurir Depan Umum, Polisi Selidiki Identitas Pelaku
JAKARTA – Aksi pencurian paket milik seorang kurir jasa ekspedisi di kawasan Kampung Pulo, Kalibata, Jakarta Selatan, menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa ini menuai keprihatinan luas karena dilakukan secara terbuka di ruang publik dan disaksikan langsung oleh seorang perempuan serta anak kecil yang diduga merupakan keluarga pelaku.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sepeda motor kurir yang sarat muatan paket diparkir di pinggir jalan. Saat itu, kurir tengah mengantarkan paket lain ke alamat tujuan dan meninggalkan motornya dalam kondisi tanpa pengawasan. Di tengah situasi tersebut, seorang pria mendekati motor dan mengambil satu paket dari karung penyimpanan yang terikat di kendaraan tersebut.
Yang menjadi sorotan, pelaku tidak tampak tergesa-gesa atau berusaha menyembunyikan aksinya. Ia justru terlihat bertindak santai seolah tidak merasa bersalah. Setelah mengambil paket, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian. Dalam narasi video, disebutkan bahwa pria tersebut datang bersama seorang perempuan dan anak kecil yang disebut sebagai istri dan anaknya.
Aksi ini dengan cepat menyebar luas di media sosial dan memancing beragam reaksi warganet. Banyak yang mengecam tindakan pelaku, sementara sebagian lainnya menyoroti lemahnya rasa aman yang dirasakan para kurir saat menjalankan tugas di lapangan. Tidak sedikit pula yang menyayangkan keterlibatan anak dalam situasi yang memperlihatkan tindakan melanggar hukum.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima informasi terkait dugaan pencurian tersebut dan segera melakukan penyelidikan. Menurut Mansur, berdasarkan informasi awal, pelaku bukan merupakan warga setempat.
“Hasil penyelidikan awal menurut keterangan RT, mereka adalah warga Pejaten kebetulan antara Pejaten dan Kalibata Pulo itu perbatasan jaraknya cukup dekat,” kata Mansur saat dihubungi.
Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, terduga pelaku telah beberapa hari terlihat mondar-mandir di kawasan tersebut. Aktivitas mencurigakan itu baru terkonfirmasi setelah kejadian pencurian paket terekam kamera dan viral di media sosial.
“Orang yang viral tersebut dua hari ini sempat mondar-mandir di sekitar lokasi. Hari ini RT bersama anggota Polsek dan warga untuk melakukan penelusuran terkait identitas orang tersebut ataupun tempat tinggalnya,” ujar Mansur.
Saat ini, aparat kepolisian masih berupaya mengidentifikasi pelaku dan menelusuri keberadaannya. Polisi juga berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat guna mengumpulkan informasi tambahan, termasuk rekaman kamera pengawas jika tersedia di sekitar lokasi kejadian.
Kasus ini kembali membuka diskusi publik mengenai risiko keamanan yang dihadapi para kurir ekspedisi, khususnya di kawasan permukiman padat. Dalam kesehariannya, kurir kerap harus memarkir kendaraan di pinggir jalan untuk mengantarkan paket satu per satu, sehingga rawan menjadi sasaran tindak kejahatan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga juga diminta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka. Sementara itu, para pelaku jasa pengiriman diharapkan dapat meningkatkan sistem pengamanan, baik melalui prosedur operasional maupun pemanfaatan teknologi pendukung.
Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berjalan dan polisi memastikan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. []
Siti Sholehah.
