Motor dan Angkot Bertabrakan di Jaksel, Satu Orang Tewas

JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa di wilayah Jakarta Selatan. Sebuah tabrakan yang melibatkan angkutan kota Jaklingko dan sepeda motor terjadi di Jalan Andara Raya, Cilandak, pada Rabu (04/02/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara penumpang yang dibonceng mengalami luka-luka.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 04.45 WIB, saat kondisi lalu lintas relatif sepi. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika sebuah angkot Jaklingko yang dikemudikan seorang pria berinisial W melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Andara Raya.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi angkot tersebut melakukan manuver berbelok ke kanan atau ke arah timur. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi B-3009-UIO yang dikendarai oleh pria berinisial MBA.

“Sesampainya di lokasi, berbelok ke kanan atau ke timur, kemudian bertabrakan dengan kendaraan sepeda motor Honda Vario nopol B-3009-UIO yang melaju dari arah utara ke arah selatan di jalan yang sama,” kata Ojo dalam keterangannya, Rabu (04/02/2026).

Benturan keras antara kedua kendaraan tersebut tidak dapat dihindari. Akibat tabrakan itu, pengendara sepeda motor MBA mengalami luka serius, terutama di bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, penumpang sepeda motor yang dibonceng, pria berinisial FF, mengalami luka-luka dan segera mendapatkan penanganan medis.

“Pengendara sepeda motor bernama MBA mengalami luka di kepala dan meninggal dunia di TKP dan pemboncengnya yang bernama FF mengalami luka-luka serta kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas mengalami kerusakan,” ujarnya.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas fatal yang terjadi di wilayah DKI Jakarta, khususnya pada jam-jam rawan dini hari. Minimnya visibilitas, kecepatan kendaraan, serta kurangnya kewaspadaan pengendara kerap menjadi faktor risiko utama dalam kecelakaan lalu lintas pada waktu tersebut.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan saat proses evakuasi korban dan kendaraan berlangsung.

AKBP Ojo Ruslani menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah barang bukti, termasuk kedua kendaraan yang terlibat, telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Ojo juga mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengemudi angkutan umum maupun pengendara sepeda motor, agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di pagi buta. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kehati-hatian dalam melakukan manuver di jalan raya menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan serupa.

Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut terkait faktor penyebab kecelakaan maut tersebut.[]

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *