Draco Malfoy Jadi Simbol Keberuntungan Imlek di China

JAKARTA – Perayaan Tahun Baru Imlek di China tahun ini diwarnai fenomena unik yang memperlihatkan pertemuan antara budaya populer Barat dan tradisi Timur. Sosok Draco Malfoy, karakter antagonis dalam serial film Harry Potter, secara tak terduga menjelma menjadi salah satu simbol keberuntungan yang menghiasi rumah-rumah warga jelang pergantian tahun lunar.

Dilansir BBC, Jumat (06/02/2026), wajah aktor Tom Felton—yang dikenal luas melalui perannya sebagai Draco Malfoy—muncul dalam berbagai ornamen bernuansa merah khas Imlek. Dekorasi tersebut tampak menempel di pintu rumah hingga dinding ruang tamu, dan bahkan dijajakan secara masif di berbagai platform e-commerce di China. Fenomena ini menandai bagaimana ikon budaya global dapat diadaptasi ke dalam praktik tradisional masyarakat setempat.

Kebangkitan popularitas karakter Draco Malfoy ini tidak terlepas dari makna linguistik namanya dalam bahasa Mandarin. Terjemahan fonetik Malfoy, yakni Ma-er-fu, mengandung unsur kata yang berarti kuda dan keberuntungan. Kombinasi tersebut dianggap membawa makna positif, terlebih karena Imlek yang akan datang bertepatan dengan Tahun Kuda—salah satu simbol yang diyakini membawa energi, kesuksesan, dan kemakmuran.

Antusiasme masyarakat terhadap karakter ini juga dipengaruhi oleh besarnya basis penggemar Harry Potter di China. Serial karya J.K. Rowling tersebut telah terjual ratusan juta eksemplar di negara itu. Bahkan, rilis ulang film pertamanya pada 2020 mampu meraup pendapatan lebih dari 90 juta yuan hanya dalam tiga hari penayangan, mencerminkan kuatnya daya tarik waralaba ini lintas generasi.

Secara tradisional, menjelang Imlek, masyarakat China menghiasi pintu rumah mereka dengan bait-bait doa yang melambangkan harapan akan kesehatan dan kemakmuran. Selain itu, terdapat pula tradisi menggantung fuzi, yakni kertas merah bertuliskan karakter keberuntungan. Fuzi lazimnya dipasang terbalik karena pelafalan kata “terbalik” dalam bahasa Mandarin terdengar sama dengan kata “datang”, sehingga melambangkan datangnya rezeki dan keberuntungan.

Dalam konteks inilah Draco Malfoy hadir sebagai bentuk adaptasi modern. Di media sosial Tiongkok, beredar foto-foto yang menunjukkan bait Imlek dan fuzi dengan sentuhan visual wajah Malfoy, bahkan dipasang secara terbalik mengikuti tradisi. Para pedagang di platform Taobao dengan cepat merespons tren ini dengan memproduksi stiker, magnet kulkas, hingga poster bergambar Draco Malfoy.

Sebagian pengguna media sosial ikut menyebarkan gambar tersebut dengan pesan: “Bagikan gambar ini untuk keberuntungan”. Ada pula yang menanggapi tren tersebut dengan sentuhan humor dan fantasi. “(Ini adalah) tahun baru oriental dengan elemen magis,” tulis seorang pengguna Weibo. Komentar lain berbunyi “Felix Felicis!”, merujuk pada ramuan keberuntungan dalam cerita Harry Potter.

Fenomena ini bahkan menarik perhatian Tom Felton sendiri. Aktor asal Inggris tersebut membagikan ulang unggahan penggemar di Instagram yang menyebut karakternya sebagai “simbol Tahun Baru Imlek di Tiongkok”. Respons tersebut memicu gelombang komentar positif, dengan tagar pujian seperti “Malfoy sendiri 100% lucu” menjadi viral di kalangan warganet China.

Ke depan, antusiasme ini diperkirakan masih akan berlanjut. Warner Bros Discovery telah mengumumkan rencana pembukaan tur studio Making Of Harry Potter terbesar di dunia di Shanghai pada 2027. Hal ini menegaskan bahwa pengaruh Harry Potter—termasuk karakter Draco Malfoy—masih akan terus hidup dan bertransformasi dalam berbagai bentuk budaya populer di China. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *