Akhir Pencarian 24 Hari, Pendaki Ditemukan Meninggal

KARANGANYAR – Setelah hampir satu bulan dinyatakan hilang, pendaki asal luar daerah bernama Yasid Ahmad Firdaus (26) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan perbukitan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Penemuan jasad korban mengakhiri ketidakpastian pencarian yang telah berlangsung sejak pertengahan Januari 2026.

Yasid sebelumnya dilaporkan hilang usai melakukan pendakian di Bukit Mongkrang pada Minggu (18/01/2026). Laporan kehilangan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pembukaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) oleh tim gabungan pada Senin (19/01/2026). Operasi pencarian tahap pertama berlangsung selama tujuh hari hingga Minggu (25/01/2026), namun belum membuahkan hasil.

Upaya pencarian kemudian diperpanjang hingga Sabtu (31/01/2026). Meski berbagai metode penyisiran telah dilakukan, keberadaan Yasid tetap belum ditemukan saat itu. Pencarian resmi sempat dihentikan sesuai prosedur, namun relawan dan sejumlah pihak tetap melakukan penelusuran secara mandiri di sekitar lokasi yang dicurigai.

Hingga akhirnya, pada Selasa (10/02/2026) pagi, jasad korban ditemukan di aliran sungai kawasan Bukit Mitis, yang masih berada dalam area perbukitan tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, membenarkan penemuan tersebut.

“Tadi kita temukan bersama relawan, kita temukan di sungai wilayah Mitis. Kita temukan jam sekira 08.00 WIB, ini dievakuasi ke bawah,” kata Hendro, dilansir detikJateng, Selasa (10/02/2026).

Menurut Hendro, korban ditemukan oleh relawan gabungan yang melakukan pencarian lanjutan secara mandiri. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan telah dapat dipastikan identitasnya sebagai Yasid Ahmad Firdaus.

“Betul, Yasid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaus kaki yang mungkin terbawa arus,” jelasnya.

Lokasi penemuan berada di aliran sungai yang diduga memiliki arus cukup deras, sehingga ada kemungkinan sebagian perlengkapan korban terbawa air. Meski demikian, kondisi jasad disebut masih utuh, sehingga proses identifikasi dapat dilakukan dengan relatif cepat.

Setelah proses evakuasi dari lokasi yang cukup sulit dijangkau tersebut selesai, jenazah korban direncanakan dibawa ke RSUD Karanganyar untuk penanganan lebih lanjut. Aparat dan pihak terkait juga akan melakukan pemeriksaan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan persiapan matang dalam melakukan aktivitas pendakian, terutama di jalur-jalur yang memiliki medan terjal dan berisiko tinggi. Bukit Mongkrang dikenal sebagai salah satu destinasi pendakian favorit di kawasan Tawangmangu, namun tetap menyimpan potensi bahaya, khususnya saat kondisi cuaca tidak menentu.

Dengan ditemukannya jasad Yasid, keluarga korban kini dapat membawa pulang dan memakamkan almarhum secara layak. Sementara itu, pihak berwenang mengimbau para pendaki untuk selalu melaporkan rencana perjalanan, membawa perlengkapan keselamatan memadai, serta mematuhi prosedur pendakian guna meminimalkan risiko kejadian serupa di kemudian hari. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *