Penembakan di Kanada Tewaskan 9 Orang di Dua Lokasi
JAKARTA – Tragedi penembakan mengguncang wilayah terpencil Tumbler Ridge, Kanada bagian barat, pada Selasa (10/02/2026) waktu setempat. Sedikitnya sembilan orang dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian insiden bersenjata yang terjadi di dua lokasi berbeda, yakni sebuah sekolah menengah dan sebuah rumah di kawasan tersebut.
Kepolisian Kanada atau Royal Canadian Mounted Police (RCMP) menyatakan tujuh korban tewas ditemukan di Sekolah Menengah Tumbler Ridge. Sementara itu, dua korban lainnya ditemukan tidak bernyawa di sebuah rumah yang diyakini berkaitan dengan peristiwa penembakan tersebut.
Dalam keterangannya, RCMP menyebut seorang individu yang diduga sebagai pelaku ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan hasil temuan awal, luka-luka yang dialami terduga pelaku diduga akibat tindakan yang dilakukan terhadap dirinya sendiri. Namun, otoritas belum mengungkap identitas maupun rincian lebih lanjut terkait pelaku.
Insiden bermula ketika pihak kepolisian menerima laporan mengenai penembak aktif di sekolah tersebut pada Selasa sore. Aparat segera merespons dengan menerjunkan petugas ke lokasi dan mengamankan area sekolah. Dalam pemeriksaan awal, enam korban ditemukan tewas di tempat kejadian. Seorang korban lainnya yang mengalami luka tembak sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia.
“Kepolisian mengidentifikasi lokasi kedua yang diyakini terkait dengan insiden tersebut, di mana dua korban tambahan ditemukan tewas di sebuah rumah,” demikian pernyataan RCMP.
Selain korban jiwa, sebanyak 27 orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam peristiwa itu. Dua di antaranya menderita luka serius, sementara 25 korban lainnya mengalami luka yang tidak mengancam nyawa. Seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis.
Motif di balik penembakan tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti. Otoritas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang kejadian, termasuk kemungkinan hubungan antara dua lokasi penembakan yang teridentifikasi.
Media lokal melaporkan bahwa pelaku diduga berjenis kelamin perempuan. Meski demikian, RCMP belum memberikan konfirmasi resmi mengenai detail tersebut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi yang beredar masih dalam tahap verifikasi.
Komandan distrik utara RCMP, Ken Floyd, menyampaikan bahwa situasi di lapangan berkembang dengan cepat sehingga membutuhkan koordinasi intensif antara berbagai pihak.
“Ini adalah situasi yang berkembang pesat dan dinamis, dan kerja sama yang cepat dari sekolah, petugas tanggap darurat, dan masyarakat yang memainkan peran penting dalam respons kami,” kata Ken Floyd.
Ia juga mengakui bahwa insiden ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
“Ini merupakan hari yang sangat sulit dan emosional bagi masyarakat kita,” sebutnya.
Tumbler Ridge merupakan wilayah terpencil yang terletak lebih dari 1.100 kilometer di sebelah utara Vancouver, kota terbesar di Provinsi British Columbia. Karakteristik wilayah yang relatif kecil dan jauh dari pusat kota besar membuat tragedi ini terasa sangat mengguncang komunitas setempat.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan kini berupaya memastikan situasi benar-benar terkendali serta memberikan dukungan psikologis bagi para korban dan keluarga yang terdampak. Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk memastikan kronologi lengkap serta motif di balik penembakan yang menewaskan sembilan orang tersebut. []
Siti Sholehah.
