24 Komputer dan 60 Tablet Hilang dari SDN di Bogor

BOGOR – Aksi pencurian menimpa SDN Karadenan 01 Cibinong, Kabupaten Bogor. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah disebut-sebut puluhan perangkat elektronik milik sekolah raib digondol pelaku pada Senin (16/02/2026) dini hari.

Dalam video yang beredar, dinarasikan bahwa sebanyak 24 unit komputer hilang dari ruang penyimpanan. Selain komputer, pelaku juga diduga membawa kabur sekitar 60 unit tablet yang biasa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar berbasis digital.

Tidak hanya perangkat teknologi informasi, sejumlah barang elektronik dan perlengkapan lainnya juga dilaporkan lenyap. Di antaranya televisi, pengeras suara, proyektor, hingga peralatan dapur seperti penanak nasi dan tabung LPG 3 kilogram. Banyaknya barang yang hilang memunculkan dugaan bahwa pelaku lebih dari satu orang dan telah merencanakan aksinya.

Kejadian ini menjadi sorotan karena perangkat yang dicuri merupakan fasilitas penunjang pendidikan siswa. Kehilangan puluhan komputer dan tablet berpotensi mengganggu proses pembelajaran, terutama jika perangkat tersebut digunakan dalam kegiatan asesmen maupun praktik literasi digital.

Kapolsek Cibinong, Kompol Jony Handoko, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal penyelidikan. Namun, kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pihak sekolah untuk proses hukum lebih lanjut.

“Masih dalam lidik (penyelidikan), nunggu kepala sekolah buat laporan,” kata Jony.

Meski laporan resmi masih ditunggu, aparat kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi diperiksa guna mengumpulkan keterangan awal terkait waktu dan dugaan modus operandi pelaku. Polisi juga melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar area sekolah.

“Kepala sekolah masih mendata (barang yang hilang, (penyidik) sudah (ke lokasi),” ujarnya.

Hingga kini, total kerugian materiil yang dialami pihak sekolah belum dapat dipastikan. Proses inventarisasi barang hilang masih berlangsung untuk memastikan jumlah dan jenis aset yang dicuri. Data tersebut nantinya akan menjadi bagian dari laporan resmi ke kepolisian.

Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian yang menyasar fasilitas pendidikan. Selain menimbulkan kerugian finansial, aksi tersebut juga berdampak langsung pada kegiatan belajar siswa. Pihak sekolah diharapkan segera menyelesaikan pendataan agar proses penyelidikan dapat berjalan optimal.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor. Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap identitas pelaku dan memastikan keamanan fasilitas pendidikan di wilayah Cibinong tetap terjaga.[]

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *