Kawanan Gajah Liar Resah, Anak Gajah Terjebak di Septic Tank
SIAK – Insiden melibatkan kawanan gajah liar Sumatera terjadi di kawasan mess karyawan PT Arara Abadi, Kabupaten Siak, Riau. Sebanyak 13 ekor gajah dilaporkan merusak sejumlah fasilitas, termasuk rumah dan sepeda motor milik karyawan. Peristiwa tersebut dipicu oleh seekor anak gajah yang terperosok ke dalam septic tank di area permukiman pekerja.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, menjelaskan bahwa amukan kawanan gajah itu bukan tanpa sebab. Menurutnya, reaksi agresif tersebut muncul setelah anak gajah terjebak di dalam lubang septic tank sehingga kawanan terlihat panik dan berusaha mencari cara menyelamatkannya.
“Jadi gajah mengamuk itu diakibatkan anak terperosok masuk septic tank,” terang Bupati Siak, Afni Zulkifli, dilansir detikSumut, Senin (23/02/2026).
Afni menuturkan, selama ini kawanan gajah tersebut tidak pernah mengganggu warga maupun karyawan perusahaan. Namun, situasi berubah ketika seekor anak gajah yang diperkirakan berusia sekitar satu bulan terperosok ke dalam lubang tersebut. Kawanan gajah, termasuk induknya, disebut berkumpul di sekitar lokasi sambil menunjukkan perilaku gelisah.
“Gajah kecil ini berusia sekitar 1 bulan dan telah dikembalikan ke kelompoknya. Jadi kawanannya ini menunggu anaknya di situ, ngamuk karena mungkin sudah bingung ya bagaimana cara menolong anaknya,” kata Afni.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat anak gajah berada di dalam septic tank dengan kedalaman tertentu. Proses evakuasi dilakukan menggunakan tambang untuk mengangkat tubuh anak gajah tersebut secara perlahan dari dalam lubang. Setelah berhasil dikeluarkan, anak gajah langsung digiring menuju kawasan hutan tempat kelompoknya berada.
Setelah proses penyelamatan selesai, induk gajah tampak mengelilingi anaknya seolah memastikan kondisinya aman. Kawanan gajah yang sebelumnya merusak fasilitas di sekitar lokasi pun berhenti mengamuk dan berangsur meninggalkan area permukiman.
Kerusakan akibat insiden tersebut dilaporkan mengenai sejumlah bangunan mess dan kendaraan roda dua milik karyawan. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
“Benar, kejadian tadi pagi di mes karyawan PT Arara Abadi. Dilaporkan oleh warga,” kata Bupati Siak, Afni Zulkifli, Minggu (22/02/2026).
Peristiwa ini kembali menyoroti potensi konflik antara satwa liar dan aktivitas manusia, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat alami gajah Sumatera. Keberadaan fasilitas seperti septic tank yang terbuka atau tidak terlindungi dengan baik dinilai berisiko bagi satwa liar yang melintas di area tersebut.
Pemerintah daerah mengimbau pihak perusahaan dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan aspek keselamatan lingkungan guna mencegah kejadian serupa terulang. Upaya mitigasi konflik satwa liar dinilai penting, mengingat gajah Sumatera merupakan satwa yang dilindungi dan populasinya terus menghadapi tekanan akibat penyempitan habitat.
Insiden ini berakhir setelah anak gajah berhasil dievakuasi dan kembali bersama kelompoknya. Situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif, sementara pendataan kerusakan masih dilakukan oleh pihak terkait.[]
Siti Sholehah.
