Pemkot Lhokseumawe Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri

LHOKSEUMAWE – Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar operasi pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Lhokseumawe dengan menggandeng Perum Bulog sebagai penyedia bahan pangan bersubsidi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Pelaksanaan operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan yang berpindah di beberapa titik di Kota Lhokseumawe.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Lhokseumawe melalui Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat menjelang Idul Fitri.

“Operasi pasar ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Idul Fitri,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Rri, Jumat, (13/03/2026).

Operasi pasar murah tersebut dimulai setiap hari pukul 09.30 WIB hingga selesai dan dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. Pada 14 Maret 2026 kegiatan digelar di halaman Kantor Keuchik Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu. Selanjutnya pada 15 Maret 2026 dilaksanakan di halaman Masjid Syura Kandang, Kecamatan Muara Dua.

Sementara pada hari terakhir, 16 Maret 2026, operasi pasar murah dilangsungkan di halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe yang berada di Kecamatan Banda Sakti.

Dalam kegiatan ini, sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beberapa di antaranya yakni beras premium kemasan 10 kilogram seharga Rp109.000, gula pasir satu kilogram Rp14.000, minyak goreng dua liter Rp33.000, serta telur ayam satu papan seharga Rp43.000.

Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di pasaran menjelang perayaan Idul Fitri. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *