Jelang Lebaran, Pasokan Minyak Tanah Subsidi di Papua Ditambah
JAYAPURA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menambah pasokan minyak tanah bersubsidi sebanyak 1,3 juta liter untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Papua dan Maluku, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (16/03/2026). Penambahan pasokan atau extra dropping tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusinya tepat sasaran.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi, khususnya bagi masyarakat yang masih mengandalkan minyak tanah sebagai bahan bakar rumah tangga.
“Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan terbaik selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri, khususnya bagi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku yang masih bergantung pada minyak tanah sebagai bahan bakar rumah tangga,” katanya.
Awan menjelaskan bahwa tambahan pasokan untuk Provinsi Papua mencapai 130 ribu liter yang disalurkan ke sejumlah daerah, antara lain Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen, serta Biak Numfor.
Selain itu, Provinsi Papua Barat Daya juga menerima tambahan distribusi sebesar 125 ribu liter yang disalurkan ke Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, dan Raja Ampat.
Di Provinsi Papua Barat, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan sebesar 50 ribu liter yang difokuskan untuk Kabupaten Kaimana dan Fakfak.
“Kami juga menambah pasokan di Provinsi Papua Tengah sebanyak 64 ribu liter yang didistribusikan di Kabupaten Mimika, Nabire, dan Dogiyai,” katanya.
Ia menambahkan bahwa penyaluran tambahan minyak tanah dilakukan secara bertahap mulai 12 Maret hingga mendekati Idulfitri, sekitar H-3 hingga H-2, menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
“Oleh sebab itu kami mengingatkan kepada seluruh penjualan minyak tanah agar menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Kami juga memastikan stok minyak tanah tetap terjaga selama masa Ramadhan dan Idul Fitri, mulai dari terminal bahan bakar minyak hingga agen dan pangkalan penyalur,” ujar dia. []
Redaksi
