Mudik Motor Gratis Diserbu, KAI Catat Lonjakan Penumpang
JAKARTA – Minat masyarakat terhadap program Mudik Motor Gratis (Motis) terus meningkat menjelang arus balik Lebaran 2026, dengan penjualan tiket yang telah menembus 33.843 atau sekitar 60 persen dari total kapasitas 56.392 kursi hingga 30 Maret 2026. Tingginya angka ini menunjukkan pergeseran preferensi pemudik ke moda transportasi yang lebih aman dan terorganisir.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mencatat tren positif tersebut sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan angkutan Lebaran berbasis kereta api. Program Motis memungkinkan pemudik mengangkut sepeda motor sekaligus menggunakan kereta sebagai moda utama perjalanan jarak jauh.
Vice President (VP) Corporate Communication KAI, Anne Purba, memproyeksikan jumlah pengguna akan terus bertambah, khususnya saat periode arus balik. “KAI sebagai operator memastikan seluruh layanan kereta api Motis berjalan dengan baik sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan tenang,” ujarnya, sebagaimana dilansir Bisnismarket, Rabu, (25/03/2026).
Program ini merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang bertujuan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh saat mudik. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pemudik.
Dalam implementasinya, layanan Motis melayani tiga jalur utama, yakni rute utara Pasar Senen–Cepu, rute tengah Pasar Senen–Lempuyangan, dan rute selatan Pasar Senen–Madiun, untuk perjalanan pergi maupun pulang. Setiap tiket yang dibeli mencakup fasilitas pengangkutan sepeda motor milik penumpang.
KAI menegaskan komitmennya menjaga kualitas operasional selama periode angkutan Lebaran agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman. Dengan tren peningkatan partisipasi ini, program Motis dinilai berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan arus mudik nasional yang lebih tertib dan berkelanjutan. []
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
