Tarif Pasang Listrik PLN April 2026 Tetap, Ini Rincian Lengkapnya

JAKARTA – Kepastian tarif pemasangan listrik baru yang tidak berubah hingga April 2026 memberi ruang kepastian bagi masyarakat yang berencana menambah sambungan listrik, baik untuk rumah tinggal maupun bangunan usaha, di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat.

Ketentuan biaya tersebut masih mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017, sehingga tarif penyambungan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PT PLN (Persero) tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Informasi ini sebagaimana dilansir Money, Rabu, (08/04/2026).

Dalam skema yang berlaku, besaran biaya pemasangan listrik baru ditentukan oleh kapasitas daya yang diajukan pelanggan serta jenis layanan yang dipilih, yakni prabayar atau pascabayar. Kedua faktor tersebut menjadi dasar utama dalam menghitung total biaya yang harus dibayarkan sebelum proses penyambungan dilakukan.

Adapun rincian tarif penyambungan listrik baru masih berada pada kisaran Rp421.000 untuk daya 450 volt ampere (VA) hingga Rp3.391.500 untuk daya 3.500 VA. Seluruh biaya tersebut wajib dilunasi terlebih dahulu melalui kanal resmi yang disediakan PLN, termasuk aplikasi PLN Mobile.

Selain biaya penyambungan, pelanggan juga perlu memperhitungkan komponen tambahan sesuai jenis layanan. Untuk layanan prabayar, pelanggan diwajibkan membeli token listrik awal yang sudah termasuk Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Sementara itu, pelanggan pascabayar dikenakan biaya jaminan langganan sebagai bentuk deposit penggunaan listrik.

Di luar itu, terdapat pula kemungkinan biaya tambahan berupa Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang besarannya bergantung pada penyedia jasa instalasi listrik yang digunakan oleh pelanggan.

Kemudahan akses informasi biaya kini juga didukung melalui fitur simulasi pada aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat memperkirakan total biaya pemasangan dengan memasukkan kapasitas daya serta jenis layanan yang diinginkan.

Dengan tidak adanya perubahan tarif, masyarakat diharapkan dapat merencanakan kebutuhan listrik secara lebih matang, sekaligus memastikan proses penyambungan berjalan efisien dan sesuai kebutuhan penggunaan energi ke depan. []

Penulis: Nadia Safitri | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *