Batal Akuisisi Asuransi, BTN Siapkan Skema Joint Finance
JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memutuskan membatalkan ekspansi ke sektor asuransi dan mengalihkan strategi bisnisnya ke penguatan pembiayaan, termasuk rencana kolaborasi dengan perusahaan multifinance untuk pembiayaan kendaraan bermotor.
Keputusan tersebut diambil seiring perubahan fokus internal perseroan serta dinamika industri, termasuk rencana konsolidasi badan usaha milik negara (BUMN) di sektor asuransi oleh Danantara yang dinilai berpotensi mengubah lanskap bisnis.
Direktur Utama (Dirut) BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa rencana akuisisi perusahaan asuransi tidak lagi menjadi prioritas dalam waktu dekat. “Enggak jadi [akuisisi perusahaan asuransi]. Enggak tepat [saat ini], enggak pas. Fokusnya lagi banyak aja,” kata Nixon di Kompleks Parlemen pada sebagaimana dilansir Finansial, Rabu (08/04/2026).
Menurutnya, selain faktor internal, arah kebijakan konsolidasi di sektor asuransi turut memengaruhi langkah strategis perseroan dalam menentukan ekspansi bisnis ke depan.
Sebagai alternatif, BTN kini menjajaki skema kerja sama joint finance dengan sejumlah perusahaan multifinance untuk memasuki pasar pembiayaan kendaraan bermotor. Skema ini dipilih tanpa harus membentuk entitas anak usaha baru.
Nixon menjelaskan, strategi tersebut akan dikombinasikan dalam bentuk bundling antara pembiayaan rumah dan kendaraan, menyesuaikan kebutuhan nasabah yang cenderung mengakses keduanya secara bersamaan. “Jadi kita gak menciptakan [anak usaha baru], kita kerjasama, joint finance, atau kerjasama khusus untuk pembiayaan kendaraan bermotor. Terutama sekali ini kan temen-temen yang beli rumah saat yang sama juga butuh kendaraan. Jadi kita nanti akan bundling,” tuturnya.
Langkah ini ditargetkan mulai terealisasi pada semester II tahun 2026. BTN berharap pendekatan tersebut dapat memperluas portofolio pembiayaan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah persaingan industri jasa keuangan yang semakin ketat.
Dengan mengalihkan fokus dari ekspansi asuransi ke kolaborasi pembiayaan, BTN menegaskan strategi adaptif untuk menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang. []
Penulis: Candra Lesmana | Penyunting: Redaksi01
