Pemkab Paser Matangkan Haji 2026, 543 Jemaah Siap Berangkat

Pemkab Paser mematangkan kesiapan pemberangkatan 543 jemaah haji 2026 melalui koordinasi lintas sektor, termasuk pengamanan, transportasi, dan layanan kesehatan.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memastikan kesiapan pemberangkatan 543 jemaah haji tahun 2026 melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar Sekretariat Daerah (Setda) Paser pada Jumat (10/04/2026). Rapat tersebut mematangkan aspek teknis, jadwal keberangkatan, pengamanan, hingga layanan kesehatan menjelang keberangkatan jemaah menuju Embarkasi Balikpapan dalam tiga kelompok terbang (kloter).

Rapat koordinasi itu melibatkan Kepolisian Resor (Polres) Paser, Kementerian Agama (Kemenag) Paser, Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser, serta perangkat daerah di lingkungan Pemkab Paser. Fokus pembahasan diarahkan pada kesiapan menyeluruh, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah, agar berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Paser, Romif Erwinadi, mengatakan seluruh program teknis telah disiapkan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Ia menegaskan pelayanan jemaah haji merupakan program rutin pemerintah daerah yang terus dievaluasi.

“Program pemberangkatan dan pemulangan haji secara teknis telah disiapkan oleh Bagian Kesra. Ini merupakan program rutin dalam melayani tamu Allah dan kami berharap pelaksanaannya lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya, Jumat (10/04/2026).

Kepala Bagian Kesra Setda Paser, Saberi, menyampaikan Pemkab Paser telah menyiapkan sarana transportasi untuk mendukung kelancaran keberangkatan dan kepulangan jemaah. Sebanyak 14 unit bus disiapkan untuk mengangkut jemaah, serta 14 unit truk untuk barang bawaan.

“Seluruh armada sudah kami siapkan, masing-masing 14 unit bus dan 14 unit truk untuk barang jemaah,” ujarnya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Agus Wintoro, menekankan perlunya penyesuaian anggaran guna mendukung kebutuhan operasional di lapangan, termasuk pengamanan, pengawalan, layanan kesehatan, serta transportasi yang melibatkan berbagai instansi.

“Kami perlu penyesuaian anggaran untuk mendukung pengamanan, pengawalan, kesehatan, dan kebutuhan transportasi jemaah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Paser, Abdurrahman, menyebutkan sebanyak 543 jemaah haji akan diberangkatkan dalam tiga kloter dengan jadwal pada 29 April, 15 Mei, dan 18 Mei 2026. Seluruh jemaah akan diberangkatkan dari Masjid Agung menuju Embarkasi Balikpapan.

Peningkatan jumlah jemaah pada 2026 yang mencapai hampir tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya menjadi perhatian serius Pemkab Paser. Kondisi ini mendorong penguatan koordinasi lintas sektor serta kesiapan layanan, baik dari aspek transportasi, pengamanan, maupun kesehatan.

Pemkab Paser menegaskan proses pengantaran jemaah hanya dilakukan hingga Embarkasi Balikpapan. Dengan sinergi antara Pemkab Paser, Polres Paser, Kemenag Paser, dan Dinkes Paser, seluruh pihak berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *