Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen, PLN Bidik Lonjakan Kebutuhan Energi Rumah Tangga
BOJONEGORO – Perusahaan Listrik Negara (PLN) meluncurkan program diskon tambah daya listrik hingga 50 persen untuk pelanggan rumah tangga, sebagai upaya mendorong peningkatan kapasitas listrik masyarakat di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat, berlaku pada 15–28 April 2026.
Program bertajuk “Power Up Real: Listrik Aman Kerja Lancar” ini menyasar pelanggan satu fasa dengan daya awal 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin menambah kapasitas listrik hingga maksimal 7.700 VA. Kebijakan ini memberikan potongan biaya penyambungan (BP) hingga setengah harga dari tarif normal.
Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 450 VA yang menaikkan daya ke 900 VA hanya dikenakan biaya Rp210.825 dari harga normal Rp421.650. Sementara peningkatan dari 450 VA ke 7.700 VA mendapat potongan menjadi Rp3.512.625 dari sebelumnya Rp7.025.250.
Tak hanya itu, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin meningkatkan ke 1.300 VA cukup membayar Rp187.400 dari tarif normal Rp374.800. Potongan harga serupa juga berlaku untuk kenaikan daya hingga batas maksimal 7.700 VA.
Program ini memiliki sejumlah persyaratan, di antaranya pelanggan harus telah terdaftar sebelum 1 April 2026 dan tidak memiliki tunggakan listrik. Pengajuan promo dilakukan melalui aplikasi mobile_app PLN Mobile, serta setiap pelanggan dibatasi maksimal empat e-voucher dengan ketentuan satu voucher per identitas pelanggan.
Selain itu, pembayaran biaya penyambungan dilakukan di muka, namun bagi pelanggan pascabayar tersedia opsi cicilan hingga 12 kali. PLN juga menegaskan bahwa promo ini tidak mencakup perubahan layanan lain seperti migrasi tarif maupun jenis layanan, serta tidak dapat digabung dengan program diskon lainnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik di tingkat rumah tangga sekaligus mendukung aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada energi listrik, sebagaimana dilansir Suaradesa, Rabu, (15/04/2026). []
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
