Program PLN Berhasil Tekan TB, Tingkat Kesembuhan Capai 100 Persen
JAKARTA – Program berbasis komunitas yang digagas PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang berhasil menunjukkan dampak signifikan dalam penanganan tuberkulosis (TB) di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, dengan tingkat kesembuhan mencapai 100 persen serta peningkatan partisipasi skrining warga hingga 83,4 persen pada 2025.
Inisiatif bertajuk Program Punggawa Nusantara ini menjadi bagian dari strategi percepatan eliminasi TB melalui pendekatan lintas sektor yang melibatkan masyarakat, fasilitas kesehatan, serta pemerintah setempat. Program tersebut juga mengintegrasikan aspek kesehatan, lingkungan, dan ekonomi dalam satu ekosistem pemberdayaan.
Direktur Utama (Dirut) PLN NP Ruly Firmansyah menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami percaya keberlanjutan bukan hanya tentang energi bersih, tetapi juga bagaimana perusahaan hadir mendorong masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan tangguh. Melalui program ini, PLN Nusantara Power ingin menunjukkan bahwa inovasi sosial dapat menjadi motor percepatan eliminasi TB sekaligus menciptakan nilai bersama bagi masyarakat,” ujarnya sebagaimana diberitakan Suara Merdeka Surabaya, Rabu (29/04/2026).
Program ini dijalankan melalui sejumlah subprogram, yakni Arjuna, Sadewa, Bima, dan Nakula, yang mencakup pembangunan sanitasi komunal, skrining massal TB menggunakan metode rontgen thorax, Tes Cepat Molekuler (TCM), dan Mantoux, serta pendampingan pasien melalui aplikasi BEBAS TB. Selain itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pengembangan produk berbasis ekonomi sirkular.
Pendekatan berbasis komunitas diperkuat melalui peran Srikandi Nusantara, kelompok kader kesehatan perempuan lokal yang menjadi ujung tombak edukasi dan pendampingan pasien. Strategi community-driven ini dinilai efektif dalam menekan stigma serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini TB.
Senior Manager PLN NP UP Muara Karang Kurniawan Dwi Hananto menyebut keberhasilan program tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat. “Masyarakat bukan objek, melainkan penggerak utama perubahan. Ketika komunitas berdaya, keberlanjutan program akan tumbuh secara alami,” tegasnya.
Selain berdampak pada kesehatan, program ini juga memberikan kontribusi terhadap perbaikan lingkungan melalui pengelolaan limbah dan pemanfaatan energi bersih, termasuk penggunaan mobil layanan rontgen keliling. Di sisi ekonomi, program turut membuka peluang usaha bagi kelompok rentan sehingga meningkatkan pendapatan warga.
Keberhasilan implementasi Program Punggawa Nusantara juga mengantarkan PLN NP UP Muara Karang meraih penghargaan PROPER Emas 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, model ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain guna mempercepat eliminasi TB secara nasional sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat. []
Penulis: Apryanto Catur Irawan | Penyunting: Redaksi01
