Bulog Papua dan Perbankan Kolaborasi Stabilkan Harga Pangan

JAYAPURA – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Papua menggencarkan stabilisasi harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah di Kota Jayapura, Papua, dengan menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor perbankan. Program yang digelar selama 7-8 Mei 2026 itu menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Bulog sekaligus upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari mengatakan kegiatan tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar maupun harga eceran tertinggi (HET).

“Melalui momentum HUT ke-59 ini kami melakukan kreasi dan inovasi dengan semangat kebersamaan bersama UMKM serta bekerja sama dengan BNI dan BRI untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat,” katanya usai membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kota Jayapura, Papua, Kamis (07/05/2026).

Menurut Ahmad, sinergi antara Bulog, UMKM, dan sektor perbankan bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu pengendalian inflasi di Papua.

“Dalam kegiatan tersebut kami menyediakan berbagai komoditas pangan strategis seperti beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium Sentra Ramos, minyak goreng, gula pasir serta produk-produk UMKM binaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, beras SPHP ukuran lima kilogram dijual Rp58 ribu atau sekitar Rp11.600 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan HET yang mencapai Rp13.500 per kilogram.

“Selain itu, beras premium Sentra Ramos ukuran lima kilogram dipasarkan seharga Rp76 ribu dan minyak goreng merek Beofod dijual Rp20 ribu per liter,” katanya lagi.

Ahmad menilai antusiasme masyarakat pada hari pertama pelaksanaan cukup tinggi. Warga memanfaatkan program tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

“Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah promosi bagi produk-produk UMKM lokal agar semakin dikenal masyarakat dan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil,” ujarnya lagi.

Selain menggelar pasar murah, rangkaian HUT ke-59 Bulog juga diisi dengan kegiatan sosial donor darah yang bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).

“Selain pasar murah, rangkaian HUT ke-59 Bulog juga diisi dengan kegiatan sosial donor darah bekerja sama dengan BNI untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas kesehatan setempat,” katanya, sebagaimana diwartakan Antara, Kamis, (08/05/2026).

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga memperkuat peran UMKM lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta menjaga stabilitas pasokan pangan di Papua. []

Penulis: Qadri Pratiwi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *