Pemkot Pematangsiantar Salurkan Bantuan untuk 65 UMKM di Tomuan

PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar memperkuat pengembangan usaha mikro melalui penyaluran bantuan peralatan kepada 65 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur. Bantuan tersebut disiapkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus mendorong UMKM lokal lebih siap bersaing hingga tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Bantuan diserahkan di Kantor Lurah Tomuan, Jalan Ercis, Kamis (07/05/2026), oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar, Liswati Wesly Silalahi. Program tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di wilayah setempat.

Liswati menegaskan bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan alat produksi, melainkan bentuk dorongan nyata bagi penguatan ekonomi keluarga berbasis UMKM perempuan.

“Kehadiran kami bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan semangat kewirausahaan perempuan terus menyala,” ujar Liswati, sebagaimana dilansir Metrodaily, Minggu (11/05/2026).

Menurutnya, bantuan peralatan usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk UMKM binaan UP2K PKK sehingga memiliki daya saing lebih luas di pasar lokal maupun regional.

“Semoga pendapatan keluarga di Kecamatan Siantar Timur, khususnya Kelurahan Tomuan dapat meningkat,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan, menjelaskan bantuan tersebut diberikan kepada pelaku UMKM yang dipersiapkan mengikuti perlombaan UP2K PKK tingkat Sumut.

Ia menyebut Pemkot Pematangsiantar bersama Wali Kota Pematangsiantar terus mendorong UMKM agar berkembang dan mampu menopang perekonomian masyarakat.

“Ke depan tidak hanya bantuan peralatan, tetapi juga ada bantuan lain untuk mendukung pengembangan usaha,” ujar Herbet.

Selain bantuan alat produksi, Pemkot Pematangsiantar juga menyiapkan pelatihan pembukuan usaha agar pelaku UMKM dapat mengelola keuangan secara lebih profesional.

“Selama ini masih banyak pelaku UMKM mencampur uang rumah tangga dengan uang usaha,” katanya.

Herbet menambahkan pemerintah daerah turut memfasilitasi pengurusan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, hingga akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah melalui perbankan.

“Kita juga akan menyiapkan koperasi-koperasi PKK untuk membantu berbagai kendala UMKM, termasuk akses permodalan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Pemkot Pematangsiantar juga menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel untuk membuka ruang promosi produk UMKM lokal agar pemasaran semakin luas.

“Produk UMKM harus punya kemasan menarik agar bisa dipasarkan lebih luas, termasuk di hotel-hotel,” ujarnya.

Dalam laporan panitia, Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Sry Intan Tiurmaria Situmorang, menyebut bantuan yang diberikan meliputi 20 unit kuali besi, 20 kompor gas, 20 timbangan, dan lima steling.

Sementara itu, Camat Siantar Timur, Masa Rahmat Zebua, mengapresiasi dukungan TP PKK dan Pemkot Pematangsiantar terhadap penguatan UMKM di Kelurahan Tomuan.

“Semoga UMKM semakin maju dan mampu meraih prestasi hingga tingkat Provinsi Sumatera Utara,” katanya.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada empat kelompok UP2K Kelurahan Tomuan, yakni Kelompok Ayung, Kelompok Ayu, Kelompok Dahlia, dan Kelompok Kembang. []

Penulis: Redaksi| Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *