Ledakan Dahsyat Di Rumah Warga Alassumur Kulon, Polisi Temukan Sisa Bahan Peledak

PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Ledakan petasan berdaya besar yang mengguncang rumah warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mulai menemukan titik terang. Polisi mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku menyalakan sumbu sebelum melempar bahan peledak oleh orang tak dikenal ke rumah korban yang dikenal sebagai Deb Collector atau tokang cabel sepeda motor.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 01.15 WIB di rumah milik Mujib yang dikenal oleh sebagian masyarakat berprofesi sebagai Deb Collector atau tokang cabel sepeda motor, warga RT 3 RW 5 Dusun Jujuk, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan. Dentuman keras yang terdengar tiba-tiba membuat suasana kampung mendadak geger. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah karena mengira terjadi ledakan besar.

Suara ledakan yang memecah keheningan dini hari itu bahkan terdengar hingga beberapa titik permukiman di sekitar lokasi kejadian. Warga yang panik sempat menduga terjadi ledakan tabung gas atau bom rakitan karena kerasnya dentuman yang mengguncang area sekitar rumah korban.

Di lokasi kejadian, pecahan material pagar terlihat berserakan. Sebuah mobil milik korban yang terparkir di halaman rumah juga mengalami kerusakan akibat kuatnya daya ledak petasan tersebut. Bekas serpihan ledakan tampak menempel di beberapa bagian kendaraan dan tembok rumah.

Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, petugas Polsek Kraksaan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Probolinggo langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Bahwa kejadian itu memang benar terjadi sekitar pukul 01.15 WIB di Alassumur Kulon. Setelah kami cek ke TKP bersama Unit Identifikasi Polres Probolinggo, ditemukan sisa-sisa bahan yang meledak dan diduga merupakan petasan berkapasitas besar,” ujar Kompol Masykur saat dikonfirmasi awak media.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk serpihan sisa ledakan yang diduga berasal dari petasan berdaya ledak tinggi.

Petugas juga memeriksa beberapa sudut rumah serta area jalan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada benda berbahaya lain yang tertinggal.

Dari hasil pemeriksaan awal, aparat juga menemukan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam detik-detik sebelum ledakan terjadi. Dalam rekaman tersebut, terduga pelaku terlihat mendekati lokasi sambil membawa benda yang diduga petasan besar.

“Rekaman CCTV menunjukkan yang bersangkutan atau pelaku menyalakan sumbu petasan itu lalu dilempar,” katanya.

Rekaman CCTV kini menjadi salah satu petunjuk utama bagi penyidik untuk mengidentifikasi pelaku. Polisi disebut tengah mendalami ciri-ciri pelaku serta jalur kedatangan dan pelarian yang terekam kamera pengawas warga sekitar.

Meski ledakan sempat memicu kepanikan warga sekitar, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerusakan material cukup terlihat pada bagian pagar rumah dan kendaraan milik korban.

“Untuk korban nihil, tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material, mobil rusak dan pagar rumah juga mengalami kerusakan,” tambah Kapolsek.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik aksi pelemparan petasan tersebut. Berdasarkan interogasi awal terhadap korban, dugaan sementara mengarah pada adanya pihak yang merasa tidak senang terhadap pekerjaan korban yang dikenal sebagian warga sebagai debt collector atau juru sita kendaraan bermotor.

“Sementara kami baru melakukan interogasi terhadap pemilik rumah sebagai TKP. Ada seseorang yang intinya tidak berkenan dengan pekerjaan daripada pemilik rumah,” ungkapnya. (rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *