Jelang Penutupan TMMD, UMKM Sragen Tambah Stok Dagangan

SRAGEN – Menjelang penutupan program Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Komando Distrik Militer (Kodim) 0725/Sragen, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan mulai merasakan peningkatan peluang ekonomi. Sejumlah pedagang menambah stok dagangan untuk menyambut lonjakan pengunjung saat acara penutupan berlangsung, Selasa (19/05/2026).

Masyarakat memanfaatkan momentum penutupan TMMD untuk meningkatkan pendapatan melalui penjualan makanan ringan, minuman segar, jajanan tradisional, hingga produk olahan rumahan. Aktivitas warga di sekitar lokasi kegiatan diperkirakan meningkat seiring kehadiran tamu undangan dan masyarakat dari berbagai wilayah.

Salah seorang pelaku UMKM, Bu Darni, mengaku telah menyiapkan tambahan stok dagangan sejak beberapa hari terakhir karena optimistis penjualan akan meningkat saat penutupan TMMD.

“Biasanya kalau ada acara besar seperti penutupan TMMD ini ramai sekali. Jadi saya siapkan lebih banyak dagangan supaya bisa melayani pembeli,” ujar Bu Darni, sebagaimana diwartakan Sragenkab, Selasa (19/05/2026).

Selain menambah stok barang, para pedagang juga mulai menata lokasi berjualan agar terlihat lebih rapi dan nyaman bagi pengunjung. Langkah tersebut dilakukan untuk menarik minat pembeli sekaligus menciptakan suasana yang lebih tertib selama kegiatan berlangsung.

Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran Satuan Tugas (Satgas) TMMD dan meningkatnya mobilitas warga selama program berlangsung turut membantu menggerakkan usaha kecil di desa.

Warga berharap momentum penutupan TMMD dapat membawa tambahan penghasilan bagi keluarga sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas di lingkungan desa. Penutupan TMMD juga menjadi penanda berakhirnya kolaborasi pembangunan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan wilayah pedesaan. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *