Sebanyak 1.215 Yatim Piatu Terima Santunan Baznas Kabupaten Probolinggo
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo Drs. H. Ahmad Muzammil saat kegiatan program Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo , Kamis (25/6/2026). (Foto : Istimewa)
PROBOLINGGO – Melalui program Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menyalurkan santunan kepada 1.215 anak yatim dan piatu yang tersebar di berbagai kecamatan.
Penyaluran santunan secara simbolis dipusatkan di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 115 anak yatim dari wilayah Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Kraksaan dan Krejengan menerima bantuan secara langsung. Sementara sisanya akan disalurkan secara bertahap melalui 22 Korwil Bidang Dikdaya di seluruh Kabupaten Probolinggo.
Anak-anak yatim yang hadir menerima santunan berupa uang saku dan konsumsi. Untuk jenjang TK dan SD, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp200 ribu yang terdiri dari uang saku Rp175 ribu dan konsumsi Rp25 ribu. Sedangkan untuk jenjang SMP menerima bantuan Rp300 ribu yang terdiri dari uang saku Rp275 ribu dan konsumsi Rp25 ribu.
Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo Drs. H. Ahmad Muzammil mengatakan santunan anak yatim pada bulan Muharram merupakan program rutin yang terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Setiap tanggal 10 Muharram kami berupaya istiqamah melaksanakan Gebyar Muharram. Ini menjadi momentum penting untuk menjalankan ajaran Nabi Muhammad SAW agar umat Islam memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim,” katanya.
Menurut Muzammil, bulan Muharram memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam. Karena itu, Baznas berupaya menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitarnya.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka. Anak-anak yatim harus tetap merasakan bahwa masih banyak orang yang peduli dan siap mendampingi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Muzammil menerangkan pada tahun ini Baznas memilih menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai agar lebih fleksibel dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing penerima. Selain itu, penyaluran secara bertahap di seluruh kecamatan dilakukan agar seluruh anak yatim yang telah terdata dapat menerima bantuan secara merata.
“Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan agar seluruh anak yatim yang telah terdata dapat menerima manfaat program tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut Muzammil berharap penghimpunan zakat, infak dan sedekah dari masyarakat Kabupaten Probolinggo terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan demikian, manfaat yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim, juga dapat semakin besar.
“Kami berharap ke depan penghimpunan zakat semakin meningkat sehingga nilai santunan juga bisa lebih besar. Semoga suatu saat bantuan yang diberikan dapat mencapai Rp500 ribu per anak sesuai kemampuan penghimpunan dana yang ada,” tambahny.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda mewakili Bupati Probolinggo, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil beserta jajaran komisioner Baznas.
Turut hadir Sekretaris Kecamatan Kraksaan Budi Setyo Utomo, Ketua TP PKK Kecamatan Kraksaan Wiwin Puja Kurniawan, Sekretaris Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Galuh Hudan Syarifuddin, para pendamping anak yatim serta sejumlah tokoh masyarakat.(rac)
