Pemprov Kaltara Genjot Kontribusi BUMD untuk Tingkatkan PAD

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong PT Benuanta Kaltara Jaya (BKJ) memperkuat tata kelola perusahaan dan strategi bisnis agar mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT BKJ yang digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (02/07/2026).

RUPST dipimpin Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, selaku pemegang saham tunggal PT BKJ. Agenda rapat meliputi evaluasi kinerja perusahaan, penguatan tata kelola korporasi, serta penetapan arah kebijakan bisnis agar perusahaan daerah tersebut semakin profesional, kompetitif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pelaksanaan RUPST tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga sarana untuk memastikan pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD) berjalan sesuai tujuan pendiriannya.

“RUPS Tahunan bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan forum strategis bagi saya selaku pemegang saham untuk memastikan pengelolaan perusahaan telah berjalan sesuai dengan maksud dan tujuan pendiriannya,” tegas Gubernur, sebagaimana diwartakan Tanjungselor, Kamis, (02/07/2026).

Menurut Gubernur, PT BKJ memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Kaltara. Selain menghasilkan keuntungan, perusahaan juga diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, memberikan pelayanan sesuai bidang usaha, menciptakan nilai tambah, serta menyumbangkan dividen yang berkelanjutan kepada Pemprov Kaltara.

Ia menambahkan hasil evaluasi dalam RUPST harus menjadi dasar bagi direksi dan dewan komisaris untuk memperbaiki tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi usaha, serta menyusun strategi bisnis yang mampu menyesuaikan perkembangan perekonomian.

“Evaluasi ini bukan semata untuk menilai hasil yang dicapai, tetapi menjadi dasar menyusun strategi yang lebih baik agar perseroan mampu tumbuh secara sehat, profesional, kompetitif, dan memberikan manfaat optimal bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara maupun masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur meminta PT BKJ memperkuat sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), badan usaha milik daerah lainnya, serta mitra strategis. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang investasi baru, memperluas kegiatan usaha, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemprov Kaltara menilai penguatan tata kelola BUMD merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Perusahaan daerah yang sehat dan produktif diharapkan dapat menjadi sumber PAD yang berkelanjutan sekaligus menjadi penggerak pembangunan ekonomi.

Saat ini PT BKJ menjalankan usaha di berbagai sektor, meliputi jasa, perdagangan, industri, pariwisata, dan agroindustri. Perusahaan juga memfokuskan pengembangan bisnis pada sektor perdagangan umum, jasa konstruksi, serta properti guna memperkuat kontribusi terhadap perekonomian daerah dan peningkatan PAD. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *