IBEM 2026 Jadi Langkah Baru Indonesia Perkuat Industri MICE Global
JAKARTA – Indonesia menargetkan penguatan posisi sebagai destinasi unggulan industri meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE) melalui penyelenggaraan perdana Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026. Ajang yang digelar pada 28–31 Juli 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini dirancang menjadi wadah yang mempertemukan pelaku industri, pemerintah, asosiasi, serta pembeli internasional untuk mendorong kolaborasi dan transaksi bisnis sektor MICE.
IBEM 2026 merupakan hasil kolaborasi E&C Productions dan TTG Events dengan dukungan Kementerian Pariwisata. Penyelenggaraan perdana ini menargetkan partisipasi sekitar 200 buyers dari 37 negara serta 100 sellers yang berasal dari berbagai segmen industri MICE, mulai dari destinasi wisata, hotel, pusat konvensi, professional conference organiser (PCO), destination management company (DMC), hingga penyedia teknologi dan layanan pendukung acara.
Salah satu inovasi yang diterapkan pada IBEM 2026 adalah sistem Pre-Scheduled Appointment (PSA). Melalui mekanisme tersebut, para buyers dan sellers dapat menjadwalkan pertemuan bisnis sebelum acara berlangsung sehingga proses business matching menjadi lebih efektif, efisien, dan terarah.
“IBEM merupakan marketplace business events pertama di Indonesia yang secara khusus dirancang untuk menghubungkan seluruh ekosistem MICE. Kami berharap platform ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang memperluas kemitraan, membuka peluang bisnis baru, dan memperkuat posisi Indonesia dalam industri business events global,” ujar Organizing Committee IBEM 2026, Christine Besinga, sebagaimana diberitakan Medcom, Senin (27/07/2026).
Selain agenda pertemuan bisnis, IBEM 2026 juga menghadirkan pameran, kegiatan networking, serta berbagai program yang melibatkan pelaku industri MICE dari dalam maupun luar negeri. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring bisnis sekaligus menciptakan peluang investasi baru bagi sektor penyelenggaraan acara di Indonesia.
Bersamaan dengan IBEM, akan diselenggarakan Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 pada 28–29 Juli 2026. Forum tersebut menjadi wadah diskusi bagi pembuat kebijakan, asosiasi, praktisi, dan pelaku industri dari berbagai negara untuk membahas perkembangan, tantangan, serta peluang industri business events di kawasan Asia Tenggara.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, menilai penyelenggaraan SEABEF menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing Indonesia di pasar penyelenggaraan acara internasional.
“Kolaborasi antara SEABEF dan IBEM menjadi momentum untuk mempertemukan para pemangku kepentingan industri, memperluas jejaring internasional, serta menghasilkan kerja sama yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi events unggulan di kawasan ASEAN,” katanya.
Untuk memperkenalkan potensi wisata ibu kota, penyelenggara juga menyiapkan program kunjungan bagi hosted buyers dan media internasional ke Pulau Onrust dan Pulau Macan di Kepulauan Seribu. Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta (DK Jakarta) melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu diharapkan dapat memperluas promosi destinasi wisata Jakarta di luar kawasan perkotaan.
Melalui penyelenggaraan IBEM, forum regional, serta promosi destinasi wisata, Indonesia menargetkan terciptanya kolaborasi bisnis yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu pusat industri MICE di kawasan Asia Tenggara. []
Redaksi01
