IHSG Ditutup Melemah 0,60 Persen pada Sesi I, Mayoritas Saham Tertekan
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I pada Rabu (29/07/2026) di wilayah negatif setelah tekanan jual mendominasi mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia. Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG terkoreksi 36,994 poin atau 0,60 persen ke level 6.093,593, seiring lebih banyak saham yang mengalami penurunan dibandingkan kenaikan.
Data perdagangan menunjukkan pelemahan pasar terjadi akibat dominasi saham yang bergerak di zona merah. Sebanyak 461 saham tercatat melemah, sedangkan hanya 176 saham menguat dan 154 saham lainnya bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan pada paruh pertama hari juga terbilang tinggi. Total volume transaksi mencapai 26,880 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp16,858 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.254.426 kali transaksi.
Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar hingga penutupan Sesi I berada di level Rp10.690,866 triliun, mencerminkan nilai keseluruhan emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Pergerakan pasar saham di kawasan Asia menunjukkan tren yang beragam. Bursa saham Jepang mengalami tekanan paling dalam, sementara bursa Hong Kong dan Singapura berhasil mencatatkan penguatan.
Indeks Nikkei 225 di Tokyo turun 1,76 persen atau 1.100,699 poin ke level 61.264,199. Sebaliknya, Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,34 persen atau 339,810 poin menjadi 25.650,660.
Di China, Indeks Shanghai Composite melemah 0,53 persen atau 20,130 poin ke level 3.793,179. Adapun Indeks Straits Times di Singapura naik 0,50 persen atau 28,330 poin ke posisi 5.644,439.
Pergerakan IHSG yang berakhir di zona merah pada Sesi I menunjukkan sentimen pasar domestik masih berada di bawah tekanan, meskipun sejumlah bursa utama di kawasan Asia mampu mencatatkan penguatan pada perdagangan hari yang sama, sebagaimana dilansir Informasi, Rabu (29/07/2026). []
Redaksi01
