Harga Emas Antam Naik Lagi, Kini Tembus Rp2,610 Juta per Gram
JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bersertifikat Logam Mulia kembali menguat pada perdagangan Senin (03/08/2026). Kenaikan tidak hanya terjadi pada harga jual, tetapi juga pada harga pembelian kembali (buyback), mencerminkan pergerakan positif pasar logam mulia di awal pekan.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam pecahan 1 gram naik Rp7.000 menjadi Rp2.610.000 per gram dibandingkan sehari sebelumnya yang berada di level Rp2.603.000. Sementara itu, harga buyback meningkat Rp11.000 menjadi Rp2.379.000 per gram dari sebelumnya Rp2.368.000. Informasi tersebut sebagaimana dilansir Kontan, Senin (03/08/2026).
Selain pecahan 1 gram, penyesuaian harga juga berlaku untuk berbagai ukuran emas batangan lainnya. Harga emas pecahan 0,5 gram dipatok Rp1.355.000, sedangkan pecahan 5 gram dijual Rp12.825.000.
Untuk ukuran yang lebih besar, harga emas Antam pecahan 10 gram mencapai Rp25.595.000, pecahan 25 gram Rp63.862.000, dan pecahan 50 gram dipasarkan seharga Rp127.645.000.
Adapun emas batangan ukuran 100 gram dijual Rp255.212.000. Sementara itu, pecahan 250 gram dibanderol Rp637.765.000, ukuran 500 gram Rp1.275.320.000, dan emas batangan 1.000 gram dipasarkan seharga Rp2.550.600.000.
Harga yang diumumkan tersebut belum memperhitungkan komponen pajak. Selain itu, nilai per gram pada setiap ukuran emas batangan dapat berbeda karena dipengaruhi biaya pencetakan. Semakin kecil ukuran emas, umumnya harga per gram menjadi lebih tinggi dibandingkan emas batangan berukuran besar.
Dalam praktik perdagangan logam mulia, harga emas batangan 1 kilogram kerap dijadikan acuan oleh pelaku usaha dan investor karena mencerminkan harga dasar emas dengan biaya produksi yang lebih rendah dibandingkan pecahan kecil.
Kenaikan harga emas dan buyback pada awal pekan dapat menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor dalam menentukan strategi investasi logam mulia. Meski demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan pergerakan harga global, nilai tukar, serta kondisi pasar keuangan secara keseluruhan. []
Redaksi01
