Bank Kalbar Turut Sukseskan Gema Membangun Desa Di Landak

Direktur Utama Bank Kalbar, H. Rokidi, SE, MM (paling kanan) bersama Gubernur Drs. H. Ria Norsan, MM, MH saat agenda Gema Membangun Desa di Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026)

LANDAK – Peran serta Bank Kalbar dalam menyukseskan program Gema Membangun Desa yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, 28–30 Agustus 2026 patut mendapatkan apresiasi.

Dukungan nyata Bank Kalbar diwujudkan melalui program pangan murah serta menghadirkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dalam kegiatan tersebut.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, SE, MM mengatakan, keterlibatan Bank Kalbar dalam Gema Membangun Desa merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk ikut mendorong pembangunan daerah bersama pemerintah.

“Gema Membangun Desa ini sudah dilaksanakan yang pertama di Paloh, kemudian kedua di Teluk Batang dan yang ketiga sekarang di Serimbu,” kata Rokidi, SE, MM, Sabtu (29/8/2026).

Menurut dia, kehadiran Bank Kalbar dalam setiap pelaksanaan Gema Membangun Desa menjadi bagian dari upaya mendukung berbagai program pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Intinya keberadaan kami tetap men-support apa pun yang menjadi program pemerintah daerah. Tidak terkecuali Gema Membangun Desa,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan serupa akan terus diberikan apabila program Gema Membangun Desa kembali digelar di daerah lain, sejumlah wilayah telah menjadi rencana pelaksanaan program berikutnya, termasuk Pulau Lemukutan dan Kabupaten Ketapang.

“Kalau nanti dilakukan di Pulau Lemukutan dan terakhir di Ketapang, kami pasti hadir. Dalam kehadiran kami pasti akan men-support kegiatan pemerintahan daerah,” ujarnya.

Tekan Inflasi Lewat Pangan Murah

Salah satu bentuk dukungan yang menjadi perhatian Bank Kalbar adalah program pangan murah.
Rokidi mengatakan, program tersebut penting untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

“Terutama untuk pangan murah. Karena bagaimanapun, untuk menjaga inflasi salah satunya membuat kebijakan-kebijakan dan terobosan-terobosan dalam rangka menahan inflasi dengan memberikan program,” jelasnya.

Menurut dia, keterlibatan Bank Kalbar dalam program pangan murah merupakan bentuk sinergi antara perbankan dan pemerintah dalam menghadapi persoalan ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.

Bawa UMKM Binaan ke Desa

Selain pangan murah, Bank Kalbar juga membawa pelaku UMKM binaannya dalam setiap kegiatan Gema Membangun Desa.

Rokidi mengatakan, sejak pelaksanaan di Paloh, kemudian Teluk Batang hingga Serimbu, Bank Kalbar selalu menyediakan stan yang diisi oleh UMKM Binaan.

“Kami memang selalu menyertakan stan kami. Dan stan kami pasti akan menyertakan binaan-binaan kami,” katanya.

Ia menegaskan, UMKM yang dilibatkan bukan sekadar pelaku usaha yang mendapatkan pembinaan, tetapi merupakan nasabah yang telah didampingi Bank Kalbar sejak usaha mereka masih berskala kecil.

“Binaan kami tidak semata-mata binaan, tetapi juga mereka yang kami bina dari awal, dari kreditnya kecil sampai sekarang besar,” ujar Rokidi.

Menurutnya, perkembangan para pelaku UMKM tersebut menunjukkan bahwa akses pembiayaan dan pendampingan yang berkelanjutan dapat membantu usaha masyarakat tumbuh dan berkembang.

“Mereka ini adalah bagian dari nasabah kami di UMKM,” tuturnya.

Melalui keterlibatan dalam Gema Membangun Desa, Bank Kalbar berharap UMKM Binaan semakin dikenal masyarakat sekaligus mendapat ruang untuk memperluas pasar.

Bagi Bank Kalbar, dukungan terhadap UMKM dan program pangan murah merupakan bagian dari kontribusi perbankan daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *