PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Rp83.050, Telur Rp29.650
BAUBAU – Harga cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas pangan yang mencolok dalam pemantauan harga nasional pada Jumat (04/09/2026), dengan nilai mencapai Rp83.050 per kilogram (kg). Pada hari yang sama, harga telur ayam ras tercatat Rp29.650 per kg, menunjukkan masih tingginya harga sejumlah kebutuhan pangan yang umum dibeli masyarakat.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI) menunjukkan, selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, sejumlah bahan pangan lain juga berada pada level harga yang cukup tinggi. Data tersebut dipantau pada pukul 06.21 WITA dan mencerminkan harga di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Kondisi tersebut membuat komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari perlu mendapat perhatian karena perubahan harga dapat langsung memengaruhi pengeluaran konsumen. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga paling menonjol dalam daftar tersebut, disusul sejumlah jenis cabai lainnya.
PIHPS mencatat harga cabai merah besar berada di angka Rp52.250 per kg, sedangkan cabai merah keriting mencapai Rp57.650 per kg. Adapun cabai rawit hijau tercatat Rp62.400 per kg.
Perbedaan harga antarjenis cabai tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga tidak hanya terjadi pada satu komoditas. Bagi rumah tangga yang menggunakan cabai sebagai kebutuhan memasak sehari-hari, kenaikan harga dapat mendorong penyesuaian jumlah pembelian maupun pilihan jenis cabai.
Di kelompok bahan pokok lainnya, harga bawang merah tercatat Rp38.450 per kg dan bawang putih Rp39.400 per kg. Kedua komoditas tersebut juga merupakan bahan pangan yang umum digunakan dalam kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner.
Sementara itu, harga beras menunjukkan variasi berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.850 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II Rp14.650 per kg. Untuk beras kualitas medium I, harganya mencapai Rp16.550 per kg dan medium II Rp16.350 per kg.
Harga beras kualitas super berada di level lebih tinggi. PIHPS mencatat beras super I sebesar Rp17.850 per kg dan beras super II Rp17.300 per kg. Variasi tersebut memberikan gambaran bahwa konsumen memiliki rentang pilihan harga sesuai kualitas beras yang dibutuhkan.
Tekanan harga juga terlihat pada kelompok protein hewani. Daging ayam ras segar tercatat Rp42.550 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I mencapai Rp151.750 per kg dan daging sapi kualitas II berada di angka Rp142.350 per kg.
Jika dibandingkan dengan komoditas lainnya, daging sapi menjadi salah satu bahan pangan dengan harga nominal tertinggi dalam daftar pemantauan tersebut. Kondisi ini membuat daging sapi tetap menjadi komoditas yang relatif mahal bagi konsumen dibandingkan sejumlah bahan pangan lain.
Untuk kebutuhan pemanis, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.350 per kg, sedangkan gula pasir lokal Rp19.100 per kg. Perbedaan harga tersebut menunjukkan adanya pilihan produk berdasarkan jenis dan kualitas yang tersedia di pasar.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.450 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I berada di harga Rp24.350 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp23.450 per liter.
Data harga pangan tersebut menjadi gambaran kondisi pasar pada tingkat pedagang eceran secara nasional. Perubahan harga di lapangan tetap dapat berbeda menurut daerah, jalur distribusi, ketersediaan pasokan, serta kondisi permintaan konsumen.
Informasi harga yang dipantau secara berkala juga penting bagi masyarakat untuk menyesuaikan pengeluaran, terutama ketika beberapa komoditas utama mengalami harga yang relatif tinggi. Data PIHPS tersebut sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (04/09/2026), dapat menjadi salah satu rujukan untuk melihat perkembangan harga pangan nasional.
Dengan cabai rawit merah berada di atas Rp83 ribu per kg dan sejumlah kebutuhan lain masih berada pada level tinggi, perkembangan pasokan dan distribusi pangan menjadi faktor yang perlu terus diperhatikan agar perubahan harga tidak semakin membebani belanja masyarakat. []
Redaksi01
